Prospek pengembangan ternak sapi di Kabupaten Gunungkidul
IRIYANTI, Siwi, Drs. Bambang Kustituanto, MA
2001 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan menghitung potensi lahan untuk pengembangan ternak sapi dan untgk mengetahui kelayakan pengembangan ternak sapi bagi masyarakat perdesaan khususnya pada skala 1 - 4 ekor. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari petani/peternak, dan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Metode yang digunakan untuk menghitung kapasitas tampung ternak adalah lahan potensial dikalikaii dengan koefisien tampung ternak, selanjutnya dari hasil kapasitas tampung ternak yang tersedia dibagi dengan index satuan ternak akan didapatkan jumlah ternak yang dapat dikembangkan. Perhitungan itu berdasar hasil tulisan Soewardi (1 988) dan dari Ditjen Peternakar! (1 989), sedang untuk menilai kelayakan pengembangan ternak sapi digunakan kriteria investasi meliputi NPV, BCR, IRR dsn Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ternak sapi di Gunungkidul dilihat dari sumber daya lahan masih mempunyai peluang yang besar yaitu sebanyak 29.195,84 ST/ha setara dengan 28.502 ekor sapi. Dengan kriteria NPV, BCR, IRR dan Payback Period pada skala 1-4 maka untuk pengembangan temak yang menguntungkan adalah 2-4 ekor ha1 ini dilihat dari perolehan keuntungan yang semakin meningkat dan lama kembalinya modal.
The purpose of this Research was to estimate the potential land for cattle breeding and to evaluate the feasibility for cattle breeding in rural community especiaily on scale 1 - L cows. The used data was primary data which obtained from farmerslbreeders and secondary data which obtained from interrelated instances. The method applied to cxdculate total land capacity for cattle breeding was calculated by multiply total potentially land with coefficient of capacity for breeding, and than from the potentially land available divided by index breeding unit would be known total of cattle to develope. This accounted base on result of Soewardi’s writing (1988) and from Ditjen Peternakan (1989), while to evaluate the cattle breeding feasibility can be used the investment criteria which comprises NPV, BCR, IRR and Payback Period. . The result of this Research showed that growth of cattle breeding in Gunungkidul based on land resources have a great chance, namely 29.195,84 ST/ha identic with 38.502 cows. With the investment criteria (NPV, BCR, IRR and Payback Period) on scale 1 - 4 should have the breeding growth in amount of 2 - 4 cows, it can be seen from profit more increase and Payback Period of capital.
Kata Kunci : Potensi Daerah, Lahan Pengembangan Ternak Sapi