Aplikasi Isotop Alam untuk Penentuan Arah Aliran dan Genesis Airtanah Sebagai Studi Awal Drawdown di Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta
M ARI SAPUTRA, Dr. Ir. Agus Budhie Wijatna, M.Si. ; Bungkus Pratikno, S.T., M.T.
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK NUKLIRKecamatan Umbulharjo merupakan kecamatan padat penduduk yang paling besar di Yogyakarta dengan luas daerah 8,12 km2 dan memiliki penduduk sebanyak 70.289 jiwa. Kecematan ini memiliki 7 kelurahan, salah satunya adalah Kelurahan Muja Muju. Kelurahan tersesebut memiliki luas daerah 1,53 km2 dengan jumlah penduduk 10.987 jiwa. Pada musim kemarau, warga kelurahan tersebut mengalami kekeringan sumur galian yang diduga disebabkan oleh penggunaan airtanah oleh Fave Hotel yang berdiri sejak tahun 2012. Metode aplikasi isotop alam deuterium dan oksigen-18 dalam air digunakan untuk menentukan interkoneksi sumur hotel dengan sumur di sekitarnya dan menggunakan analisis drawdown untuk mengetahui dampak penunuran airtanah yang diakibatkan oleh hotel tersebut. Hasil analisis komposisi isotop (deuterium, oksigen-18) menunjukkan bahwa dari 19 sampel yang diambil di 2 kelurahan di Kecamatan Umbulharjo, terdapat 4 sampel yang memiliki interkoneksi dengan hotel S10 (110°23'17.07"T dan 7°48'6.74"S) dengan nilai rasio isotop delta D (-38,4788 ± 0,4) permil dan delta O-18 (-6,91073 ± 0,42) permil adalah S4 (110°23'19.40"T dan °48'0.50"S) dengan nilai rasio isotop delta D (-37,2875 ± 0,8) permil dan delta O-18 (-7,63202 ± 0,35) permil, S5 (110°23'19.80"T dan 7°47'59.30"S) dengan nilai rasio isotop delta D (-38,3334 ± 5,1) permil dan delta O-18 (-7,46966 ± 0,88) permil, S6 (110°23'18.00"T dan 7°48'0.90"S) dengan nilai rasio isotop delta D (-40,8964 ± 3,3) permil dan delta O18 (-7,31928 ± 0,73) permil dan S19 (110°23'23.50"T dan 7°48'20.00"S) dengan nilai rasio isotop delta D (-39,0529 0,8)permil dan delta O18 (-7,43341 ± 0,4) permil. Hasil dari analisis drawdown menunjukan bahwa sampel S4, S5, S6 dan S19 tidak mengalami efek drawdown oleh hotel dengan radius maksimum drawdown 63,03 m.
Umbulharjo district is densely populated district in yogyakarta with area of 8,12 km2 and population of 70.289 life. This district has 7 subdistricts, one of them is Mujamuju subdistrict. This subdistrict has area 1,53 km2 with population 10.987 life. When dry season, people in this subdistrict are experiencing drought wells allegedly caused by Fave hotel groundwater pumping since 2012. Stable isotope application methods of deuterium and oxygen-18 in the water was used to determine interconnection between groundwater and hotel well while drawdown analysis used to determine decreasing groundwater level . The analysis results of the isotope composition (delta D, delta O-18) shown that among 19 samples taken at two subdistrict in umbulharjo district, There are 4 samples that have interconnection with hotel samples S10 (110°23'17.07"E and 7°48'6.74"S) with ratio of isotope delta D (-38,4788± 0,4) permil and delta O-18 (-6,91073 ± 0,42) permil are S4 (110°23'19.40"E and 7°48'0.50"S) with ratio of isotope delta D (-37,2875 ± 0,8) permil and delta O-18 (-7,63202 ± 0,35) permil, S5 (110°23'19.80"T and 7°47'59.30"S) with ratio of isotope delta D (-38,3334 ± 5,1) permil and delta O-18 (-7,46966 ± 0,88) permil, S6 (110°23'18.00"E and 7°48'0.90"S) with ratio of isotope delta D (-40,8964 ± 3,3) permil and delta O18 (-7,31928 ± 0,73) permil and S19 (110°23'23.50"E dan 7°48'20.00"S) with ratio isotope delta D (-39,0529 0,8)permil dan delta O18 (-7,43341 ± 0,4) permil. The result from drawdown analysis shown that samples S4, S5, S6 and S19 does not affect by drawdown with drawdown radius 63,03 m.
Kata Kunci : hotel, deuterium, oksigen-18, dan drawdown.