Sistem Rekomendasi Berbasis Ontologi untuk Pengobatan Alternatif menggunakan Tanaman Obat Indonesia pada Smartphone Sistem Operasi Android

Penulis

I Putu Rama Aditya Prawira Put

Pembimbing: Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T. ; Dani Adhipta, S.Si., M.T.


ABSTRACT: Nowadays, Information technology has entered into various fields, one of them is health. In Indonesia, there are a lot of healthcare applications that have been available in every gadget used by people such as application about the information of herbs in Indonesia. Unfortunately, from those applications, some of them have some weakness in the information about those herbs, which may have inaccurate information how the herbs used. Faculty of Pharmacy Gadjah Mada University has research data about the herbs in almost all around Indonesia. The research that is done create a valid data about the herbs in Indonesia since it has been tested. However, the information of researches��ïÿý�ï�ÿ�ý��ïÿý���â��ïÿý���ï��ïÿý���ÿ��ïÿý���ý��ïÿý���ï��ïÿý���ÿ��ïÿý���ý result does not disseminate properly due to the lack of socialization. Within the information technology, those problems can be solved where they can be developed as an expert system that can become an alternative treatment recommendation system by using herbs based from Faculty of Pharmacy Gadjah Mada University��ïÿý�ï�ÿ�ý��ïÿý���â��ïÿý���ï��ïÿý���ÿ��ïÿý���ý��ïÿý���ï��ïÿý���ÿ��ïÿý���ýs research. Expert system is a computer program that contain about knowledge from one or more experts about a specific field. Ontology is a development from an expert system that can represent conventional knowledge. The result from this research is an alternative treatment recommendation system based on Ontology by using Indonesian herbs in Android Smartphone system.

INTISARI: Saat ini teknologi informasi sudah masuk ke berbagai bidang, salah satunya bidang kesehatan. Di Indonesia, sudah banyak aplikasi kesehatan yang tersedia pada gadget yang kita gunakan, seperti aplikasi tentang informasi tanaman obat di Indonesia. Namun sayangnya dari sekian aplikasi yang ada, terdapat beberapa aplikasi yang memiliki kekurangan pada informasi tanaman obat yang disajikan, sehingga masyarakat Indonesia tidak mendapat informasi yang benar tentang bagaimana tanaman obat tersebut dapat digunakan sebagai alternatif penyembuhan penyakit. Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada memiliki data penelitian tentang tanaman obat di hampir seluruh daerah di Indonesia. Penelitian yang dilakukan menghasilkan data yang valid tentang tanaman obat di Indonesia karena sudah dilakukan uji klinis. Namun informasi data hasil penelitian tersebut tidak sampai ke masyarakat karena minimnya sosialisasi yang dilakukan terhadap data hasil penelitian tersebut. Dengan teknologi informasi masalah tersebut dapat diatasi, dimana dapat dibuat suatu sistem pakar yang dapat menjadi sistem rekomendasi pengobatan alternatif dengan menggunakan tanaman obat berdasarkan data hasil penelitian di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada. Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Ontologi merupakan pengembangan dari sistem pakar yang dapat merepresentasikan pengetahuan yang jauh lebih ekspresif dibandingkan teknik representasi pengetahuan konvensional.Hasil dari pelaksanaan tugas akhir ini adalah sebuah sistem rekomendasi pengobatan alternatif berbasis ontologi dengan menggunakan tanaman obat di Indonesia pada smartphone sistem operasiAndroid.

Kata kunci Tanaman Obat, Sistem Rkomendasi, Ontologi, Mobile Application
Program Studi S1 TEKNOLOGI INFORMASI UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2016
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali