Identifikasi Keaslian Kulit Sapi Tersamak Berbasis Ekstraksi Ciri Citra Kulit

Penulis

Nunik Purwaningsih

Pembimbing: Dr. Indah Soesanti, S.T., M.T.; Hanung Adi Nugroho, S.T., M.E., Ph.D.


ABSTRACT: Perceived quality of one product is important in industrial not only for producers but also for consumers. However the consumer usually does not have enough information or knowledge on the product concerned. For example on leather product, it is difficult to distinguish between genuine leather with imitation. The objective of this research is to identify the authenticity of cowhide tanned by the image texture analysis. The method used is based on GLCM for feature extraction. The dataset used in this research consist of 76 images of genuine cow leather and 58 images of imitation leather. They were taken from the leather processing technology workshop and leather goods technology workshop that are in Yogyakarta Leather Technology Academy. Five features extracted from the images are contrast, correlation, energy, entropy, and homogeneity. Classification and identification is done by using the Naïve Bayes and multilayer perceptron method. The result shows that GLCM-based feature extraction can be applied in the identification of genuine tanned cowhide. Five features extracted show the difference between the genuine cow leather and imitation. Compared to Naïve Bayes, multilayer perceptron as a classification method gives a better result with 8.58% increase of accuracy. It is expected that this research has contribution for leather education and leather industry.

INTISARI: Kesan kualitas terhadap sebuah produk merupakan salah satu hal penting dalam dunia industri baik bagi produsen maupun konsumen. Namun terdapat kemungkinan bahwa konsumen tidak mengerti atau kekurangan informasi atas produk yang bersangkutan. Pada produk dari kulit sapi misalnya, sulit dibedakan antara kulit asli dengan imitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan identifikasi keaslian kulit sapi tersamak berdasarkan analisis tekstur citra kulit tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis tekstur berbasis GLCM untuk ekstraksi ciri. Data yang digunakan dalam penelitian berupa 76 buah citra kulit sapi asli dan 58 buah citra kulit imitasi yang diperoleh dari workshop teknologi pengolahan kulit dan workshop teknologi barang kulit yang berada di Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta. Terdapat 5 ciri yang diekstraksi dari citra yaitu kontras, korelasi, energi, entropi, dan homogenitas. Klasifikasi dan identifikasi dilakukan dengan menggunakan metode Naïve Bayes dan multilayer perceptron. Dari hasil eksperimen diperoleh kesimpulan bahwa ekstraksi ciri berbasis GLCM sesuai untuk diterapkan dalam identifikasi keaslian kulit sapi tersamak. Lima buah ciri yang diekstraksi bisa menunjukkan perbedaan antara antara kulit sapi asli dan imitasi. Dibandingkan dengan Naïve Bayes, multilayer perceptron sebagai metode klasifikasi memberikan hasil yang lebih baik dengan peningkatan akurasi sebesar 8,58%. Diharapkan penelitian ini bermanfaat bagi pendidikan khususnya di bidang perkulitan dan industri kulit.

Kata kunci citra, kulit sapi, tekstur, GLCM, ekstraksi ciri, identifikasi
Program Studi S2 Teknik Elektro UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2015
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali