PERANCANGAN ULANG TERHADAP PENGUAT CHAMBER UNTUK PENGEMBANGAN ALAT TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK MULTIPLACE TRANSPORTABLE

Penulis

Agung Wijaya Wicaksono

Pembimbing: Sugiyono, S.T., M.T., Ph.D.


ABSTRACT: ABSTRACT Hyperbaric chamber are the most fundamental part of HBOT. The chamber should be designed with considering a variety of factors in order to obtain the optimal results, one of which is the operating pressure. In this case, the chamber is designed to operate at a maximum pressure of 3 ATA. The design of the chamber construction and materials used must be able to withstand stress caused by the operating pressure so that the chamber is safe for users. Currently hyperbaric facility in Indonesia is rarely available because it is expensive. So the researchers designed a transportable hyperbaric chamber with capacity for 6 patients and one nurse. Hyperbaric room design includes several aspects, among the types of materials, security numbers, and testing the strength of the chamber. The material used in this design is ASTM A36 steel material which is a material that is often used for construction purposes. Further, the chamber was designed using a safety factor 2. The maximum allowable tensile stress can work in the chamber is 122.5 MPa. Furthermore, the stress distribution in all parts of the chamber can be determined by numerically simulating chamber design (finite element method). In this case, the simulation is using software package of SIMULIA Abaqus 6.11. From the analysis and FEA simulation, design modifications obtained hyperbaric strong room (safe). This is a modification and development of the advanced stage of preliminary design evaluation (Preliminary). The design of materials adapted to the material-custom. Based on the results of stress analysis is carried out, the maximum stress that occur in the chamber is at 115.9 MPa with a weight of 5.52 tons of construction. Hyperbaric room is composed of plate and frame skeleton double-U as many as 15 units as support-support in the chamber.

INTISARI: INTISARI Ruangan terapi (hyperbaric chamber) merupakan bagian dari alat Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) yang paling fundamental. Chamber tersebut perlu dirancang dengan mempertimbangkan berbagai faktor sehingga diperoleh hasil yang optimal. Dalam hal ini, chamber dirancang untuk tekanan terapi maksimum 3 ATA (3 kali tekanan atmosfer). Selain itu, desain dari konstruksi chamber dan material yang digunakan harus mampu menahan tegangan yang diakibatkan oleh tekanan terapi. Saat ini, penggunaan alat terapi oksigen hiperbarik di Indonesia masih relatif sedikit. Hal ini dinilai karena harganya yang mahal. Disamping itu, alat terapi tersebut cenderung dipasang fix (tidak dapat dipindah-pindah). Oleh karena itu, dilakukan suatu perancangan ruangan hiperbarik tipe multiplace transportable dengan kapasitas 6 pasien dan 1 perawat. Perancangan ruangan hiperbarik meliputi beberapa aspek, diantara jenis material, angka keamanan, dan pengujian kekuatan pada chamber. Adapun material yang digunakan dalam perancangan ini ialah material baja ASTM A36 yang mana merupakan material yang sering dipakai untuk keperluan konstruksi. Selanjutnya, chamber didesain menggunakan angka keamanan 2. Adapun tegangan tarik maksimum yang diijinkan dapat bekerja pada chamber adalah 122,5 MPa. Selanjutnya, distribusi tegangan pada seluruh bagian chamber dapat diketahui dengan cara menyimulasikan desain chamber secara numerik (metode finite element). Dalam hal ini digunakan paket software Simulia Abaqus 6.11. Dari hasil analisis dan simulasi FEA, didapatkan modifikasi rancangan ruangan hiperbarik yang kuat (aman). Modifikasi dan pengembangan ini merupakan tahap lanjutan dari evaluasi desain awal (Preliminary). Adapun perancangan material disesuaikan pada material yang di-custom. Berdasarkan hasil analisis tegangan yang dilakukan, tegangan maksimum yang terjadi pada chamber ialah sebesar 115,9 MPa dengan bobot konstruksi 5,52 ton. Ruangan hiperbarik ini tersusun atas pelat dan kerangka frame double-U sebanyak 15 buah sebagai support-support pada chamber. Kata kunci : ruangan hiperbarik, terapi oksigen, simulasi numerik, FEA

Kata kunci hyperbaric chamber, stress, pressure, design, FEA.
Program Studi S1 TEKNIK MESIN UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2015
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali