IDENTIFIKASI SENYAWA YANG BERKORELASI TERHADAP RASA PAHIT SELAMA PERKEMBANGAN FASE BUAH MELON (Cucumis melo L.) KULTIVAR GAMA MELON PARFUM

Penulis

Anto

Pembimbing: Dr.Ir. Supriyadi, MSc


Melon kultivar Gama Melon Parfum (GMP) adalah merupakan melon hasil persilangan antara indukan melon ♀NO3 dan β™‚MR5 dengan karakter fenotip aroma buah sangat harum seperti parfum, berat buah 300-500 gram; bentuk buah oblate warna kulit buah kuning kecoklatan dengan onamen unik membentuk garis membujur; warna daging buah putih, net tidak ada dan rasanya pahit. Melon GMP ini aromanya sangat harum tetapi rasanya pahit, sehingga dilakukan identifikasi beberapa senyawa yang berkorelasi terhadap rasa pahit selama fase perkembangan buah melon GMP, seperti kalsium, asam amino bebas, dan total fenol. Penelitin ini dilakukan dengan menganalisis senyawa-senyawa yang diprediksi yang berkorelasi dengan rasa pahit yaitu mineral kalsium, asam amino, dan total fenol dari setiap perkembangan fase buah yaitu umur 1 – 5 minggu. Analisis mineral kalsium dengan alat AAS (Atomic Absorption Spectrophotometric), Asam amino dengan HPLC, dan total fenolik dengan Spektrofotometer. Hasil Penelitian menujukkan bahwa senyawa yang berkorelasi terhadap rasa pahit pada melon GMP adalah mineral kalsium dengan nilai TAV (Taste Active Value) pahit sebesar 0,01 – 0,02, asam amino pahit dengan nilai TAV sebesar 0,03 – 0,08, dan total fenol dengan nilai TAV pada bagian daging sebesar 0,17 – 0,32 dan pada bagian pulp sebesar 0,52 – 0,66. Berdasarkan perbandingan nilai TAV masing-masing senyawa, yang paling tinggi nilainya adalah total fenolik pada bagian pulp sebesar 0,52 – 0,66. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi senyawa yang paling berkorelasi terhadap rasa pahit pada buah melon GMP adalah fenolik bagian pulp.

The Cultivar Melon-Gama Melom Parfum (GMP) is new product of cultivar melon made by crossing between the brood of melon ♀NO3 and β™‚MK5 which has a fenotipe character that its very fragrant like parfume, the weight is around 300-500 gram, it has the oblate shape, the colour is olive with an unique ornament curved the line long side, flesh fruit is white, it does not have any β€œnetβ€œ and the taste is bitter. This GMP melon has the fragrant aromatic but it’s taste bitter, with the result that makesan identification of some compoundwich has the correlation with the bitter taste during the expansion of melon GMP, such as calcium mineral, free amino acids, and total phenolic content. This research was analysis the compounds which is predicted has correlation with the bitter taste, that’s calcium mineral, free amino acid, and total phenolic content from each expansion phase of the fruit the age 1 – 5 weeks. The analysis of the calcium mineral by AAS ( Atomic Absorption Spectrophotometric) instrument, amino acid by HPLC, and total phenolic content by Spektrofotometre instrument. The result of this the research showed that the compound which has the correlation toward bittertaste to the melon GMP was the calcium mineral with the TAV grade as 0,01 – 0,02, bitter amino acid TAV grade as 0,03 – 0,08, and total phenolic content flesh fruit TAV as 0,17 – 0,32 and total phenolic content pulp fruit TAV as 0,52 – 0,66 . The result of these three compounds after compared of each compounds, lounded that the phenolic content of pulp fruit has a hight degree as 0,52 – 0,66 and it showed the prediction of the compounds which has the most correlation towards the bitter taste upon the melon GMP is phenolic of pulp fruit.

Kata kunci Melon GMP, rasa rahit, kalsium, asam amino, total fenolik dan Taste Active Value
Program Studi S2 Ilmu dan Teknologi Pangan UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2015
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali