Identifikasi Benda Koleksi Museum Kayu Wanagama I

Penulis

Friscirina Ayu P

Pembimbing: Ir.Yustinus Suranto, M.P


Museum dalam menjalankan fungsinya secara fisik maupun non fisik perlu menyajikan informasi yang lengkap mengenai benda koleksi museum. Benda koleksi yang terdapat pada Museum Kayu Wanagama belum semuanya teridentifikasi jenis kayu maupun kerusakan kayunya. Melalui kegiatan identifikasi jeniskayu dan identifikasi kerusakan kayu maka dapat diketahui dan disajikan informasi tentang identifikasi keterawatan benda koleksi museum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterawatan 8 koleksi museum. Penelitian ini dilakukan pada 8 koleksi yang ada di Museum Kayu Wanagama yaitu, Patung Loroblonyo sebanyak 4 unit, Lukisan Arjuna sebanyak 1 unit, Lukisan Abimanyu sebanyak 1 unit, Kotak Perhiasan sebanyak 1 unit, dan Patung Ayam sebanyak 1 unit. Untuk memenuhi tujuan tersebut maka dilakukan aktivitas penelitian yaitu, (1) pengukuran dimensi koleksi, (2) identifikasi jenis kayu koleksi, (3) identifikasi kerusakan koleksi, dan (4) rekomendasi perbaikan Hasil dari penelitian pada benda koleksi yang terbuat dari kayu di Museum Kayu Wanagama I yaitu, setiap koleksi mempunyai dimensi yang berbeda-beda, jenis kayu penyusun koleksi Patung Loroblonyo 1,2, dan 3 berasal dari kayu Jeunjing atau Sengon Laut, Patung Loroblonyo 4 berasal dari kayu Pulai, Lukisan Abimanyu berasal dari kayu Keruing, dan Lukisan Arjuna, Patung Ayam, dan Kotak Perhiasan berasal dari kayu Jati, Patung Loroblonyo sebanyak 4 unit dan Kotak Perhiasan sebanyak 1 unit masih terawat dan ditemui kerusakan fisik pada Lukisan Arjuna, Lukisan Abimanyu, dan Patung Ayam berupa retak/patah, dan direkomendasikan untuk dilakukan aktivitas konservasi secara lengkap: pemeliharaan dan perawatan pada 8 koleksi museum dan pemugaran pada koleksi Lukisan Arjuna, Lukisan Abimanyu, dan Patung Ayam.

Museum in its function physically and non-physically need to present complete information about the museum's collection of objects. Collection of objects contained in the Museum of Wooden Wanagama not all identified types of wood and wood damage. Through the identification of the type of wood and wood damage identification it can be seen and presented information on the identification of objects maintaned museum collections. This study aims to determine maintaned eight museum collections. The study was conducted in 8 collections of the Museum of Wood Wanagama namely, Statue Loroblonyo 4 units, 1 unit Painting Arjuna, Abhimanyu Painting 1 unit, 1 unit Jewellery Box and Chicken Sculpture by 1 unit. To meet these objectives, the research activities are carried out, (1) the measurement of the dimensions of the collection, (2) identification of the type of wood collection, (3) identification of damage to collections, and (4) recommendations for improvement Results from research on a collection of objects made of wood in the Wood Wanagama I ie, each collection has different dimensions, type of wood sculpture collection Loroblonyo 1.2 compiler, and 3 derived from wood JEUNJING or Bukan, Statue Loroblonyo 4 from Pulai wood, painting Abhimanyu comes from Teak wood and Arjuna Painting, Sculpture chicken and Jewelry Box comes from teak, Statue Loroblonyo of 4 units and Jewelry Box of one unit is well maintained and is found physical damage to the painting of Arjuna, Abhimanyu painting, Statue of a chicken and cracks / fractures, and recommended to do a complete conservation activities: maintenance and upkeep on the 8th and the restoration of the museum's collection Painting Collection Arjuna, Abhimanyu Painting and Sculpture chicken.

Kata kunci identifikasi, koleksi museum, kayu sengon, kayu jati, kayu keruing
Program Studi D3 KEHUTANAN UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tugas Akhir
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2014
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali