AKUISISI DATA DAN PENGOLAHAN ISYARAT ELEKTROKARDIOGRAF MENGGUNAKAN MODUL USB DATAQ DI-148U

Penulis

Henry Sulistyo, St

Pembimbing: Ir. Insap Santosa, M.Sc, Ph.D.,


ABSTRACT: Heart disease remains one of the main causes of high mortality rate. Research related to cardiac signal analysis to be quite interesting and growing. Cardiac signal data acquisition for the purpose of research is still a problem when using a standard EKG equipment from the manufacturer. The problems are the expensive equipment and the conversion of images into digital data. By using instrumentation amplifiers and electronic components in the market can be realized simply by using a prototype ECG module USB interface Dataq DI-148U for cardiac signal data acquisition. Cardiac signal data record is still mixed with noise can be eliminated by digital filter and the analysis is performed to find the frequency of heartbeats per minute which is the first step in the diagnosis of cardiac abnormalities. Stages of research include the design and realization of a prototype ECG, cardiac signal data acquisition and processing of the ECG signal. Using AD620 instrumentation amplifier circuit, an analog filter circuit for passing signals at frequencies from 0.05 to 105 Hz and a notch filter T-type network to eliminate the electric power interference 50 Hz. Noise that still arises are baseline wander noise and electric power interference 50 Hz, to reduce it used butterworth IIR digital filter. Cues that have been reduced the noises, ECG can be done the analysis to determine the frequency of heart rate using a simple threshold method. From research conducted, it has to be realized prototype ECG. Baseline wander noise can be suppressed by using a digital filter IIR Butterworth high pass on the cut off frequency 0.95 Hz. SNR values using IIR butterworth filter on average above 20 dB. The use of adhesive floating electrode also showed noise arising in the ECG signal recording is smaller. After the ECG signal has been through pre-processing, the threshold method can be used to find the peak R-R interval to determine the frequency of heart beats per minute (BPM).

INTISARI: Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kematian. Penelitian yang berkaitan dengan analisis isyarat jantung menjadi cukup menarik dan semakin berkembang. Akuisisi data isyarat jantung untuk tujuan penelitian masih menjadi kendala apabila menggunakan peralatan EKG standar dari pabrikan. Faktor kendalanya adalah mahalnya peralatan dan proses konversi dari citra menjadi data digital. Dengan menggunakan penguat instrumentasi dan komponen elektronik yang ada dipasaran dapat direalisasikan prototipe EKG sederhana dengan menggunakan antarmuka modul usb Dataq DI148U untuk akuisisi data isyarat jantung. Data rekam isyarat jantung yang masih bercampur derau dapat dihilangkan dengan tapis digital dan proses analisis dilakukan untuk mencari frekuensi detak jantung per menit yang merupakan tahapan pertama dalam diagnosa kelainan jantung. Tahapan penelitian meliputi perancangan dan realisasi prototipe EKG, akuisisi data isyarat jantung dan pengolahan isyarat EKG. Rangkaian penguat instrumentasi menggunakan AD620, rangkaian tapis analog untuk melewatkan isyarat pada frekuensi 0,05 – 105 Hz dan tapis takik tipe jaringan T-rangkap untuk menghilangkan frekuensi 50 Hz. Derau yang masih muncul adalah derau baseline wander dan interferensi jaringan listrik 50 Hz, untuk mereduksinya digunakan tapis digital IIR butterworth. Isyarat EKG yang telah berkurang deraunya dapat dilakukan proses analisis untuk menentukan frekuensi detak jantung menggunakan metode threshold. Dari penelitian yang dilakukan, telah dapat direalisasikan prototipe EKG. Derau baseline wander dapat ditekan dengan menggunakan tapis digital IIR Butterworth high pass pada frekuensi putus 0,95 Hz. Nilai SNR menggunakan tapis IIR butterworth rata-rata di atas 20 dB. Penggunaan elektroda jenis adhesive floating juga menunjukkan derau yang timbul pada isyarat EKG lebih kecil. Untuk isyarat EKG yang telah melalui pra pemrosesan, metode threshold sudah bisa digunakan mencari puncak interval R-R untuk menentukan frekuensi detak jantung per menit.

Kata kunci EKG, Akuisisi Data, Pengolahan Isyarat, Frekuensi Detak Jantung
Program Studi S2 Mag.Teknik Instrumentasi UGM
No Inventaris 3502-H-2012
Deskripsi xiii, 104 p., bibl., ills., 29 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2013
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali