Hubungan antara lama waktu operasi, luas daerah operasi, banyaknya larutan irigasi dan jenis anestesi dengan kompliasi yang terjadi pasca odontektomi

Penulis

Andi Heryono

Pembimbing: Prof. dr. Adi Utarini, M. Sc., MPH, Ph. D.


Latar belakang: Perubahan paradigma manajemen clinical performance yang semula terfokus outcome yang terjadi, pada saat sekarang ini, identifikasi dan perbaikan variasi pelayanan kesehatan menjadi fokus utama dalam menentukan kualitas pelayanan yang diberikan. Dari berbagai macam permasalahan gigi dan mulut, gigi terpendam atau yang lebih sering disebut dengan impaksi merupakan masalah yang sering menimbulkan keluhan. Pencabutan gigi impaksi (odontektomi) ini sering menimbulkan komplikasi seperti edema, trismus, parestesi dan dry socket. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara lama waktu operasi, jenis anestesi yang digunakan, banyaknya larutan irigasi yang digunakan dan luas daerah operasi dengan komplikasi yang terjadi pasca odontektomi dan megukur faktor yang berpengaruh terhadap komplikasi yang terjadi pada penatalaksanaan odontektomi. Metode: Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif di RSUP Cipto Mangunkusumo dengan menggunakan pemeriksaan klinis meliputi pemeriksaan subyektif dan obyektif. Pemeriksaan subyektif dilakukan untuk memperoleh data tentang keluhan penderita pasca odontektomi dan pemeriksaan obyektif dilakukan untuk memperoleh data yang memerlukan pemeriksaan secara fisik antara lain lamanya waktu operasi, luas daerah operasi, banyaknya irigasi yang dilakukan dan jenis anestesi yang digunakan. Hasil dan pembahasan: Terdapat 57 pasien dengan rentang usia antara 18 hingga 55 tahun. Faktor komorbiditas (p=0.026) memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan komplikasi pasca odontektomi. Insidensi edema, trismus, dan parastesi meningkat sejalan dengan waktu operasi yang semakin panjang akan tetapi lama waktu operasi, luas daerah operasi, banyaknya larutan irigasi dan jenis anestesi yang digunakan tidak berpengaruh signifikan secara statistik dengan komplikasi pasca odontektomi Kesimpulan dan saran: Adanya faktor komorbiditas berhubungan dengan insidensi komplikasi yang lebih tinggi. Lama waktu operasi, luas daerah operasi, banyaknya irigasi dan jenis anestesi yang dilakukan tidak berhubungan dengan kejadian komplikasi pasca odontektomi. Penggunaan tatacara atau teknik anestesi yang berbeda bagi pasien yang memiliki penyakit penyerta yang dapat berpengaruh pada komplikasi pasca odontektomi.

Background: There have been changes in clinical performance management paradigms. It was once focused on the outcome occurred, but now the identification and improvement of health care variations becoming the main focus in determining the quality of services provided. From a variety of dental problems, impacted teeth is a problem that often cause complaints Complications often happen in odontectomy (extraction of impacted teeth) are oedema, trismus, paresthesia and dry socket. Objective: This research aims to measure the relations between operating time, operating area, amount of irrigation and type of anaesthesia used with post odontectomy complications; and to measure factors affecting odontectomy complications. Methods: This research used observasional analytics methods with cross sectional study design. Data were collected prospectively at Cipto Mangunkusumo Central Hospital, transisting of clinical examinations subjective and objective clinical examinations. Subjective examinations were done to collect post odontectomy patientsí complaints, while objective examinations were carried out to collect length of operation, operations area, amount of irrigations and type of anaesthesia used. Results: There were 57 patients with an age range of 18-55 years. Comorbidity (p=0.026) is statistically significant associated with more odontectomy complications. Oedema, trismus, and paresthesia increased with increasing operative time but length of operation, operations area, amount of irrigations and type of anaesthesia used were not statistically significant with odontectomy complications. Conclusions: Comorbidity is associated with more postoperative morbidity. There are no correlation between length of operation, operations area, amount of irrigations and type of anaesthesia used with odontectomy complications. Operators may suggest procedures or the use of different anesthetic techniques for patients who have comorbidities that can affect postoperative complications.

Kata kunci Clinical performance, Komplikasi, Odontektomi, Rumah Sakit pendidikan
Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [] : , 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali