PERMASALAHAN PENYESUAIAN DIRI DAN STRATEGI COPING (KASUS TIGA REMAJA BERMASALAH DI BALAI REHABILITASI SOSIAL)

Penulis

Ajeng Ayu Widiastuti

Pembimbing: Prof. (ret) Dr. Sartini Nuryoto


Penyesuaian diri merupakan interaksi antara individu dengan dirinya, individu dengan orang lain, serta individu dengan dunianya dimana ketiganya memiliki hubungan timbal balik. Ketika individu tidak dapat menyesuaikan diri maka akan timbul permasalahan, termasuk remaja. Guna mengatasi permasalahan tersebut, maka dibutuhkan sebuah strategi coping. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja permasalahan penyesuaian diri dan bagaimana bentuk strategi coping remaja. Subyek dari penelitian ini adalah 3 remaja yang memiliki latar belakang keluarga yang berbeda-beda di Balai Rehabilitasi Sosial Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja mengalami berbagai permasalahan penyesuaian dan memiliki strategi coping yang berbeda-beda. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri remaja dibagi ke dalam dua hal, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal dapat digolongkan menjadi 5 hal, yaitu faktor fisik, emosi, psikologis, perkembangan dan kematangan kognitif, dan sosial. Faktor eksternal banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan keluarga, pertemanan, sekolah, Balai, masyarakat dan budaya yang berlaku. Selain itu, strategi coping yang dilakukan oleh remaja terbagi menjadi dua, yaitu strategi coping yang berfokus pada emosi dan strategi coping yang berfokus pada masalah.

Self adjustment is an interaction between an individual with himself, the individual with others, as well as individuals with his world in which all the three parties have a reciprocal relationship. When individuals can not adjust to himself, others and the world, a problem would occur. This problem might be faced by the teenagers either as the individuals in society. Therefore, a coping strategy is required in this case to overcome the problem in self adjustment. Due to the underlined issue, this study was aimed to identify the problems of self adjustment and the type of coping strategies developed by the adolescent. The subject of this study was three teenagers of different family background at Social Rehabilitation Centre in Salatiga. The approach of this study was phenomenological qualitative. Results showed that the teenagers faced a variety of adjustment problems and had different coping strategies. Two factors were indicated to influence teenagers’ self adjustment, namely internal and external factors. The internal factor could be classified into three terms; physical, development and maturity, and psychological factors. The external factor, on the other hand, was mainly influenced by environmental and cultural factors. In addition, coping strategies of the adolescents were divided into two parts, which were the coping strategies focusing on emotions and on problem.

Kata kunci remaja, penyesuaian diri, strategi coping, Balai Rehabilitasi Sosial
Program Studi S2 Psikologi UGM
No Inventaris 2008-H-2011
Deskripsi xv, 160 p., bibl., ills., 29 cm.
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2011
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali