EVALUASI SISTEM E-PROCUREMENT DI INDONESIA

Penulis

Bayu Kusuma Rendrayana, Se

Pembimbing: Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc.


ABSTRACT: A new form of trade which makes easier users is e-commerce. Electronic Commerce is a part of Electronic Business that is business which is done using Electronic Transmission. E-Procurement, and more than a system for buying by online. E-Procurement is a system is it is apllied correctly, it can connect firm and bussiness process directly with suppliers and also can manage the whole transactions among them. By E-Procurement, the firm should able to select better which registration and pra-qualification of qualification can be held by email in order to give higher profit. Besides, the firm can buy easier (buying by one stop on-line buying) and more responsible, the buying process and making decision will be better because seller and buyer are required to be more proffesional to bet their credibility. This research population is firms in Indonesia which use E-Procurement application in good and service supplies. Sampling technique used Convenience Sampling.Collecting data method used observation sheet to gather primary data. Data resource is first part who has e-procurement site data of each firm. Variable scored data used descriptive analysis. The result shows that analyzed e-procurement system application in private/ government firms give positive benefits toward time efficiency. 76.7% government/ private firms are fast category in access e-procurement site. The easiness in acces e-procurement site is a primary advantage from application of good/ service supply by online. E-procurement system managed by government /state firms as good and service supplies process give a good security for related relations. The law for e-procurement system of government/state firms sample is still low. Most of government/state firms have high transparency in good and service supplies process. E-procurement only could reduce or minimize a potential of standard deviation.

INTISARI: Bentuk perdagangan terbaru yang kian memudahkan penggunanya kini ialah e-commerce. Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik) merupakan bagian dari Electronic Business yaitu bisnis yang dilakukan dengan menggunakan Electronic Transmission. E-Procurement, lebih dari sekedar sebuah sistem untuk melakukan pembelian secara online. E-procurement merupakan sebuah sistem yang bila di terapkan dengan benar dapat menghubungkan perusahaan dan proses bisnis secara langsung dengan pemasok, dan juga mampu mengelola semua interaksi di antara mereka. Melalui e-procurement perusahaan diharapkan mampu melakukan seleksi dengan lebih baik dimana registrasi dan prakualifikasi kualifikasi dilakukan dengan email, sehingga memberikan keuntungan yang lebih. Selain itu perusahaan dapat membeli lebih baik (pembelian dilakukan dengan cara one stop on-line buying) dan lebih bertanggung jawab, proses yang dilakukan dapat lebih baik dan keputusan yang lebih baik karena pembeli dan penjual dituntut harus profesional untuk mempertaruhkan kredibilitas mereka. Penelitian ini menggunakan populasi yaitu perusahaan di Indonesia yang menggunakan aplikasi e-procurement dalam sistem pengadaan barang dan jasa dengan sampel 30 perusahaan. Teknik sampling menggunakan metode convenience sampling. Metode pengumpulan data dengan lembar observasi untuk mendapatkan data primer. Sumber data, yaitu pihak pertama yang memiliki data yaitu situs e-procurement masing-masing perusahaan sampel. Data yang berbentuk skor variabel penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem e-procurement pada perusahaan pemerintah/swasta yang diteliti memberikan manfaat yang positif terhadap efisiensi waktu. Sebanyak 76,7% perusahaan pemerintah/swasta yang diteliti tergolong cepat dalam kategori kecepatan akses situs sistem eprocurement. Kemudahan dalam mengakses situs sistem e-procurement merupakan salah satu keunggulan yang didapatkan dalam penerapan eprocurement sebagai proses pengadaan barang/jasa secara online. Sistem eprocurement yang dikelola oleh perusahaan pemerintah/swasta sebagai proses pengadaan barang dan jasa memberikan keamanan yang baik terhadap pihakpihak yang bersangkutan. Dasar hukum sistem e-procurement dari perusahaan pemerintah/swasta sampel masih rendah. Sebagaian besar perusahaan pemerintah/swasta sampel memiliki tingkat transparansi yang tinggi dalam melakukan proses pengadaan barang dan jasa. Sistem e-procurement hanya dapat mengurangi atau meminimalkan potensi terjadinya penyimpangan.

Kata kunci evaluasi, e-procurement, e-commerce, pengadaan barang dan jasa.
Program Studi S2 Magister Manajemen UGM
No Inventaris 1664-H-2011
Deskripsi x, 57 p., bibl., ills., 29 cm.
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2011
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali