T Dak p

Pendekatan metode rule based pada penerjemah bahasa Indonesia ke bahasa Gorontalo

Penulis

Dako, Rahmat Deddy Rianto

Pembimbing: Ir. P. Insap santosa, M.Sc., Ph.D


ABSTRACT : Rule-based is one of machine translation method which applies language knowledge. The ability of machine translation is depend on rules which applied in system. Rules implementation isn’t also determine by any pattern, but they depend on source and target language. Design of this system is uni-directional translator from Indonesian to Gorontalo Language. Rule based approach is meant to handle the differences between Indonesian and Gorontalo’s grammar. Mainly differences between Indonesian and Gorontalo grammar’s rules are in time rule and subject agreement where influence verbs in active sentences. The other differences are in form of phrase where in Indonesian has two words but in Gorontalo language has formed one word. Goal of this research is how to implement of grammar’s rules translation to system. Results of this research that the designed translation’s system could translate Indonesian text to Gorontalo text with good translation and result error rating average 12.1% of testings have done. Key Words : grammar’s rules, Indonesian language, Gorontalo language, rule based.

INTISARI : Metode penerjemahan rule based adalah salah satu metode penerjemahan bahasa alami yang menerapkan pengetahuan tata bahasa. Kemampuan dari mesin penerjemah tergantung dari aturan-aturan tata bahasa yang diterapkan pada sistem yang dirancang. Implementasi aturan ini pun tidak ditentukan o leh suatu pola tertentu, tetapi tergantung pada aturan bahasa sumber dan bahasa target. Sistem penerjemah atau aplikasi yang dirancang pada penelitian ini adalah aplikasi penerjemah satu arah dari teks bahasa Indonesia ke teks bahasa Gorontalo. Penerapan pendekatan metode rule based ini dimaksudkan untuk menangani perbedaan aturan atau kaidah bahasa Indonesia dengan bahasa Gorontalo. Perbedaan aturan atau kaidah antara bahasa Indonesia dan bahasa Gorontalo terutama dalam hal bentuk waktu dan fungsi subjek pelaku yang jamak atau tunggal, yang mempengaruhi perubahan imbuhan dalam verba untuk kalimat aktif. Perbedaan lain yang juga penting yaitu terdapat beberapa bentuk frasa yang dalam bahasa Indonesia terdiri dari dua kata, tetapi dalam bahasa Gorontalo hanya membentuk satu kata. Selanjutnya, yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana mengimplementasikan aturan atau kaidah penerjemahan ke dalam aplikasi penerjemah. Hasil dari penelitian ini dapatkan bahwa aplikasi penerjemah yang dirancang dapat menerjemahkan teks kalimat bahasa Indonesia ke bahasa Gorontalo dengan tingkat kesalahan sebesar 12,1 % dari pengujian yang dilakukan. Kata kunci : perbedaan aturan, bahasa Indonesia, bahasa Gorontalo, rule based.

Kata kunci Perbedaan aturan,Bahasa Indonesia,Bahasa Gorontalo,Rule based
Program Studi S2 Teknik Elektro UGM
No Inventaris c.1 (2048-H-2010)
Deskripsi xvi, 113 p., bibl., ills., 29 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2010
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali