T Fah p

Pemeliharaan hutan dan pengetahuan lokal Suku Dayak Upau dan Dayak Warukin

Penulis

Fahrianoor

Pembimbing: Prof.Dr. Sunyoto Usman


ABSTRACT: This research is done as a mean to know clearly form and concept local knowledge form which owned by tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin especially with their activity which related to forest. Searching clarification of implementation of local knowledge forms and concept of tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin, especially its relation with effort conservancy of forest. Searching description of local knowledge forms and concept which owned by tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin especially in context conservancy of forest. Those study have three target done conducted with method qualitative. Conceptual base the used natural and social construction theory by Jhon Barry and besides other social ecology theory. Through the theory can be analysed form and concept and also implementation of local knowledge which owned by tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin. Result of research showed that local knowledge concept tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin stem from two especial concept, that is concept about universe and concept about God. At tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin have the understanding of that treating nature is equal to treating own self, besides recognized also tihang aras concept that is place of God. Conception about God, at tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin recognize there is three God that is Suwara who creating universe. Nining Bahatara is God who taking care of and looking after universe, native land, farm, flora and fauna. And God representing souls of Datu Nini commisioned arrange and take care of tradition the culture tribe of Dayak. Local knowledge forms tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin in the form of living, social values, religion and knowledge which they believe. Mentioned implementation is this local knowledge realized in tribe efforts tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin look after forest. This seen from their procedures open forest area, appliances which they use, abstention which they adhere, and also ceremony which they do, all together related to nature. All the this become local knowledge tribe of Dayak Upau and Dayak Warukin

INTISARI: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui secara jelas konsep dan bentuk-bentuk pengetahuan lokal yang dimiliki oleh Suku Dayak Upau dan Dayak Warukin, terutama yang berkaitan dengan aktivitas mereka yang terkait dengan hutan. Mencari penjelasan atas implimentasi dari konsep dan bentuk-bentuk pengetahuan lokal Suku Dayak Upau dan Dayak Warukin, terutama hubungannya dengan upaya pemeliharaan hutan. Mencari deskripsi atas konsep dan bentuk-bentuk pengetahuan lokal yang dimiliki oleh Suku Dayak Upau dan Warukin terutama dalam konteks pemeliharaan hutan. Pengkajian terhadap tiga tujuan tersebut dilakukan dengan metode kualitatif. Landasan konseptual yang digunakan adalah naturalis dan konstruksi social yang dikemukakan oleh Jhon Barry dan selain teori-teori ekologi sosial lainnya. Melalui teori tersebut dapat dianalisis konsep dan bentuk serta implementasi dari pengetahuan lokal yang dimiliki oleh Suku Dayak Upau dan Dayak Warukin. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep pengetahuan lokal Suku Dayak Upau dan Suku Dayak Warukin bersumber dari dua konsep utama, yaitu konsep tentang alam semesta dan konsep tentang Tuhan. Pada Suku Dayak Upau dan Dayak Warukin mempunyai pemahaman bahwa memperlakukan alam sama dengan memperlakukan diri sendiri, selain itu dikenal juga konsep tihang aras yaotu sebagai tempat bertahtanya Tuhan. Konsep tentang Tuhan, pada Suku Dayak Upau dan Dayak Warukin mengenal ada tiga ilah yaitu suwara,yang menciptakan cikal bakal alam semesta. Nining Bahatara adalah ilah yang menjaga dan memelihara alam semesta, kampung halaman, ladang, flora dan fauna. Dan ilah yang merupakan roh-roh dari Datu Nini yang bertugas mengatur dan menjaga tradisi dan kebudayaan Suku Dayak. Bentuk-bentuk pengetahuan lokal Suku Dayak Upau dan Dayak Warukin dalam bentuk mata pencaharian, nilai-nilai sosial, pengetahuan dan agama yang mereka yakini. Implementasi tadi pengetahuan lokal ini diwujudkan dalam upaya-upaya Suku Dayak Upau dan Dayak Warukin memelihara hutan. Ini terlihat dari tata cara mereka membuka kawasan hutan, alat-alat yang mereka gunakan, pantanagan yang mereka taati, serta upacara-upacara yang mereka lakukan, semuanya berkaitan dengan alam. Kesemuanya ini menjadi pengetahuan lokal Suku Dayak Upau dan Dayak Warukin.

Kata kunci Pemeliharaan Hutan,Pengetahuan Lokal,Suku Dayak, forest consevancy
Program Studi S2 Sosiologi UGM
No Inventaris c.1 (1429-H-2006)
Deskripsi xv, 181 p., bibl., ills., 30 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2005
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali