KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI KEMUNGKINAN FINANCIAL DISTRESS

Penulis

Kafi Ray Firmasyah

Pembimbing: Singgih Wijayana, S.E., M.Sc., Ph.D.


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh rasio keuangan dari penelitian Platt dan Platt (2006) serta Almilia (2006) terhadap kemungkinan financial distress (kesulitan keuangan) khususnya di perusahaan manufaktur Indonesia. Sampel dalam penelitian ini dipilih berdasarkan empat kriteria, yaitu EBITDA covering interest expense, EBIT, laba bersih, dan EPS. Perusahaan terindikasi kesulitan keuangan memiliki nilai negatif pada keempat kriteria, sedangkan perusahaan terindikasi sehat memiliki nilai positif pada kriteria tersebut selama tahun amatan krisis keuangan global 2008/09. Oleh karena itu, diperoleh sampel sejumlah 73 perusahaan yang terdiri dari 7 perusahaan kesulitan keuangan dan 66 perusahaan sehat. Rasio keuangan yang digunakan berjumlah 52 rasio yang dihitung dari laporan laba-rugi, laporan posisi keuangan, dan laporan aliran kas selama tahun amatan 2004-2007. Model analisis data menggunakan regresi logit untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 52 rasio hanya 16 rasio yang dapat diidentifikasi dalam model. Selanjutnya, penelitian ini membuktikan bahwa rasio keuangan yang dihitung dari laporan laba-rugi, laporan posisi keuangan, dan laporan aliran kas (LTDEQ, SGrowth, NetDebtTS, SGAS) dapat digunakan untuk memprediksi kemungkinan kesulitan keuangan perusahaan manufaktur di Indonesia.

This study aims to identify the effect of financial ratios based on the study by Platt and Platt (2006) and Almilia (2006) on the possibility of financial distress, especially in Indonesian manufacturing companies. The sample in this study was chosen based on four criteria, such as EBITDA covering interest expense, EBIT, net income, and EPS. Companies indicated financial distress have negative values on all four criteria, while companies indicated healthy have positive values on these criteria during the year of observing the 2008/09 global financial crisis. Therefore, obtained a sample of 73 companies consisting of 7 companies with financial difficulties and 66 healthy companies. The financial ratios used were 52 ratios calculated from the income statement, statement of financial position, and statement of cash flows during the observation year 2004-2007. The data analysis model uses logit regression to test the research hypothesis. The results showed that from 52 ratios only 16 ratios could be identified in the model. Furthermore, this study proves that the financial ratios calculated from the income statement, statement of financial position, and cash flow statement (LTDEQ, SGrowth, NetDebtTS, SGAS) can be used to predict the possibility of financial distress of manufacturing companies in Indonesia.

Kata kunci rasio keuangan, kesulitan keuangan, krisis keuangan global, laporan laba-rugi, laporan posisi keuangan, laporan aliran kas, regresi logit
Program Studi S1 AKUNTANSI UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali