PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PELAT KONVENSIONAL DENGAN PELAT BONDEK PADA PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN DHIKA UNIVERSE, YOGYAKARTA

Penulis

Aji Gemilang

Pembimbing: Ir. Bambang Herumanta, MT.


Pelat lantai merupakan salah satu struktur bangunan yang berfungsi untuk menopang beban di atasnya. Ada beberapa metode pekerjaan pelat lantai dalam pelaksanaannya yaitu metode konvensional, metode bondek, metode full precast, metode halfslab. Pemilihan dan penerapan metode pelat lantai ini diharapkan dapat memberikan hasil pekerjaan sesuai rencana baik itu produktivitas, anggaran biaya dan durasi penyelesaian tanpa mengurangi kekuatan dari pelat lantai itu sendiri. Dalam laporan ini studi yang akan dibahas adalah perbandingan produktivitas, anggaran biaya dan durasi pekerjaan antara pelat konvensional dengan pelat bondek. Serta untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produktivitas, anggaran biaya dan durasi pekerjaan. Metode pengumpulan data dalam studi ini ada beberapa yaitu metode observasi, metode interview, metode diskriptif, dan metode analisa. Untuk data harga bahan dan upah tenaga kerja didapatkan dari internet secara update tahun 2018-2019. Analisa perhitungan produktivitas pelat lantai konvensional menghasilkan produktivitas pekerjaan pemasangan hollow 31,68 m2/jam, bekisting 14,46 m2/jam, besi tulangan 215,88 kg/jam, dan pengecoran beton 5,09 m3/jam. Untuk produktivitas pekerjaan pelat lantai bondek yaitu pemasangan hollow 59,47 m2/jam, bondek 11,68 m2/jam, wiremesh 256,46 kg/jam, dan pengecoran beton 5,40 m3/jam. Rencana anggaran biaya pelat lantai konvensional adalah Rp 20.556.991.029, dan pelat lantai bondek adalah Rp 18.034.550.651. Sehingga nilai rencana anggaran biaya dari pelat lantai bondek lebih murah Rp 2.522.440.378 atau sebesar 12,27 persen dari pelat lantai konvensional. Dari hasil analisa dan pembahasan, disimpulkan bahwa pelat bondek lebih ekonomis dan efisien dalam hal anggaran biaya, produktivitas dan durasi penyelesaian.

Floor plate is one of the building structures that functions to support the load above. There are several methods of floor slab work in the implementation of the conventional method, bondek method, full precast method, halfslab method. The selection and application of the slab method is expected to provide work results in accordance with the plan, cost and efficiency without taking into account the strength of the slab itself. In this report, the studio will discuss discussing the budget, budget and expenditure for conventional plates with bonded plates. And to understand what factors affect productivity, budget and duration of work. The methods of data collection in this study are observation methods, interview methods, descriptive methods, and analytical methods. For data on material prices and wages for labor obtained from the internet in 2018-2019. Analysis of calculation of floor slab yields conventional 31.68 m2/hour hollow, 14.46 m2/hour formwork, 215.88 kg/hour reinforcement iron, and 5.09 m3/hour concrete casting. For bondek floor plate productivity, the installation of 59.47 m2/hour hollow, bondek 11.68 m2/hour, wiremesh 256.46 kg/hour, and concrete casting 5.40 m3/hour. The budget plan for conventional floor plates is Rp 20,556,991,029, and bondek floor plates are Rp 18,034,550,651. Requires the cost of the budget plan from bondek floor plates is cheaper Rp 2,522,440,378 or 12.27 percent of conventional floor plates. From the results of the analysis and discussion, it was concluded that bond bond plates were more efficient and efficient in terms of budgeting, productivity and efficiency of solutions.

Kata kunci Kata kunci: produktivitas, anggaran biaya, pelat lantai./Keywords: productivity, budget, floor slabs.
Program Studi D3 TEKNIK SIPIL UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tugas Akhir
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali