PEMBUATAN PETA SITUASI SKALA 1:500 DUSUN BABADAN DESA BELUK KECAMATAN BAYAT KABUPATEN KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH SECARA TERESTRIS

Penulis

Aditya Darmayuda P

Pembimbing: Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc.


Peta situasi dengan skala 1:500 merupakan peta dengan skala yang relatif besar dan ketelitian yang sangat tinggi. Peta tersebut mampu menggambarkan banyak objek planimetris dan ketinggian. Peta situasi sangat berguna khususnya untuk pelaksanaan perencanaan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan aksesibiltas di daerah Babadan, Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah yang memiliki sumber daya alam berupa hasil perkebunan. Namun aksesibilitas yang kurang memadai menjadi masalah pada daerah tersebut, sehingga perlu adanya pemetaan situasi pada daerah tersebut sebagi dasar pengambilan keputusan dalam perencaan pembangunan infrastruktur. Pemetaan situasi ini diukur menggunakan metode pengukuran terestris menggunakan alat ukur Total Station dan Sipat Datar. Pengukuran dibagi menjadi beberapa tahap dimulai dari survei pendahuluan, pengukuran Kerangka Kontrol Horizontal (KKH) dengan metode poligon tertutup, pengukuran Kerangka Kontrol Vertikal (KKV) dengan metode sipat datar dan pengukuran detil situasi seperti Bangunan, Sawah, Jalan, Selokan, dan objek lainnya yang sekiranya dapat tergambarkan pada peta dengan skala 1:500. Hasil akhir dari pekerjaan pemetaan ini adalah peta situasi yang berlokasi di Dusun Babadan, Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah dengan skala 1:500 serta dibuat secara manuskrip dan digital. Berdasarkan hasil pengukuran, perhitungan, penggambaran, dan pengujian peta, peta yang dihasilkan dapat dikatakan cukup baik untuk digunakan.

Situation map with a scale of 1: 500 is a map with a relatively large scale and very high accuracy. The map is able to describe many planimetric objects and heights. The situation map is very useful especially for the implementation of infrastructure development planning to improve accessibility in the Babadan area, Beluk Village, Bayat District, Klaten Regency, Central Java Province which has natural resources in the form of plantation products. However, inadequate accessibility is a problem in the area, so there needs to be a situation mapping in the area as a basis for decision making in planning infrastructure development. This mapping situation is meansured using the method of terrestrial measurement that uses Total Station and Water Pass. Measurement is divided into several steps starting from the preliminary survey, measurement horizontal control survey that uses closed polygon method, measurement vertical control survey and measurement of detil object such as building, farm, road, and other object that can be plotted in map with scale 1:500. The final result of this situation mapping work is a situation map located in Babadan Hamlet, Beluk Village, Bayat District, Klaten Regency, Central Java Province with a scale of 1: 500 and made in manuscripts and digital. Based on the results of measurements, calculations, drawing, and testing of maps, the maps produced can be said to be good to use.

Kata kunci peta situasi, terestris, pengukuran/ situation map, terrestrial, measurement
Program Studi D3 TEKNIK GEOMATIKA UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tugas Akhir
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali