Gambaran Tingkat Kecemasan Peserta Uji Kompetensi Ners Indonesia di Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis

Dhea Mustika

Pembimbing: Wenny Artanty N, S.Kep., Ns., M.Kes. ; Totok Harjanto, S.Kep., Ns., M.Kes ; Dr. Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes.


Latar Belakang : Uji kompetensi adalah suatu proses untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap tenaga kesehatan sesuai dengan standar profesi. Tujuan uji kompetensi adalah untuk menjamin lulusan pendidikan tinggi kesehatan yang kompeten dan terstandar secara nasional. Uji kompetensi khususnya UKNI dapat menimbulkan kecemasan ujian. Kecemasan ujian berdampak cukup signifikan pada peserta ujian. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan peserta Uji Kompetensi Ners Indonesia di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian termasuk pada penelitian kuantitatif. Sampel sebanyak 193 peserta uji kompetensi dari tiga institusi dan menggunakan instrument Test Anxiety Inventory-Germany (TAI-G). Penelitian dilaksanakan di tiga institusi terpilih yakni UGM, UMY, dan Unisa pada bulan Maret 2019, seminggu sebelum pelaksanaan UKNI. Penelitian sudah disetujui oleh komite etik dengan nomor KE/FK/1104/EC/2018 Hasil : Tingkat kecemasan ujian rendah atau kurang dari rata-rata (59%) lebih banyak dibandingkan kecemasan ujian tinggi atau lebih dari rata-rata (41%) dengan selisih 35 peserta. Kecemasan ujian lebih banyak terjadi pada aspek worry yaitu sebanyak 136 peserta (70%). Sumber kecemasan yang paling banyak adalah persepsi nilai atau hasil yang didapat sebanyak 161 peserta (83%). Kesimpulan : Lebih dari sebagian peserta UKNI di DIY mengalami kecemasan ujian yang rendah. Sebagian besar mengalami kekhawatiran yang diakibatkan oleh persepsi nilai atau hasil.

Background : Competency test is a process to measure knowledge, skills and attitude of health workers in accordance with related proffesional standard. The aim of tjis competency test is to certify health workers graduatees in accordance with its related competence and standardized national tenets. The competency test especially for ners in Indonesia my cause a test anxiety which can affect significantly to the examinees. Objective : To describe the level of anxiety on examinees of competency test for Indonesian nursing in Yogyakarta. Method : this research used descriptive model with cross sectional design. This research is quantitative. The number of samples are 193 examinees from three institutes. They are UGM, UMY and Unisa. This research was held on March 2019, a week before competency test. The number of ethical clearance is KE/FK/1104/EC/2018. Result : The amount of examiness with low level test anxiety (59%) is more than the number with high test anxiety (41%). There are several sources of test anxiety but the most is anxiety (70%). The most dominant type of anxiety is regarding to the test score (70%) Conclussion : most of examinees in Yogyakarta have low level of anxiety. Most of examinees experienced anxiety of the test result as the source of test anxiety

Kata kunci Kata Kunci: Uji Kompetensi Ners Indonesia, kecemasan ujian, Test Anxiety Inventory-Germany (TAI-G).
Program Studi S1 ILMU KEPERAWATAN UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali