INTEPRETASI GEOLOGI DAN ANALISIS HUBUNGAN PERSEBARAN MANIFESTASI PANASBUMI DENGAN KERAPATAN KELURUSAN DAERAH BAJAWA UTARA KAB. NGADA, NUSA TENGGARA TIMUR

Penulis

Astri Indra Mustika

Pembimbing: Dr. Agung Setianto; Dr. Agung Harijoko.


Pulau Flores merupakan pulau panasbumi yang telah ditetapkan oleh pemerindah Indonesia. Salah satu daerah yang memiliki potensi potensi panasbumi adalah Bajawa bagian utara yang terletak di Kab. Ngada, provinsi Nusa Tenggara Timur. Daerah Bajawa utara memiliki kondisi morfologi yang terdiri dari kelompok kerucut vulkanik dan terdapat indikasi bahwa daerah ini memiliki potensi panasbumi. Salah satu ciri adanya potensi panasbumi adalah adanya manifestasi panasbumi yang ditemukan di permukaan. Manifestasi panas bumi pada suatu daerah dapat diidentifikasi dengan menggunakan metode remote sensing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi geologi, persebaran manifestasi panasbumi serta hubungan densitas kelurusan terhadap manifestasi panasbumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah integrasi antara citra ASTER untuk mengetahui persebaran manifestasi panasbumi, peta DEM untuk mengetahui persebaran kelurusan serta data satelit gravity untuk mengetahui anomali gravity. Hasil analisis data remote sensing yang diintegrasikan dengan data lapangan menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun atas litologi produk hasil erupsi gunungapi berupa lava dan piroklastik. Manifestasi panasbumi yang berada di daerah penelitian berpa mataair panas dan batuan teralterasi yang berada di wilayah Bajawa dan Mengeruda. Manifestasi panasbumi yang ada di daerah pebelitian berada pada zona yang mempunya densitas kelurusan sedang dan tinggi. Hal ini membuktikan bahwa manifestasi panasbumi yang berada di daerah penelitian berasosiasi dengan struktur geologi.

Flores Island has been declared by the Ministry Energy and Mineral Resource of Indonesia as The Geothermal Island. One of the area that have geothermal potential in Flores is Northern Bajawa part of Ngada regency, East Nusa Tenggara province. The northern Bajawa area has a unique morphological condition that consist of volcanic cinder cone complex and there are some indication that in this area is a highly potential in geothermal. The indication of highly potential geothermal is the presence of geothermal manifestation in northern Bajawa area. Geothermal manifestation that found in the surface can be distinguished by remote sensing method. This study aims to identify the geologic condition, distribution of geothermal manifestations, and the relationship between lineament density and geothermal manifestation in northern Bajawa area. This study using integration of ASTER imaginary to discover the distribution of geothermal manifestation, DEM to recognize the lienament and satellite gravity data to determine the gravity anomalies. The result of remote sensing data analysis integrated with field data showed that the study area is composed of lithology from volcanic product such as lava and phyroclastic. Geothermal manifestations that have been discovered in the study area are hotspring and altered rock locatetd in Bajawa and Mengeruda regions. Geothermal manifestation lies in the moderate and high density of geologic lineament. This proves that geothermal manifestations in the study area are associated with geologic structure.

Kata kunci lineament, geothermal manifestation, ASTER, DEM
Program Studi MAGISTER TEKNIK GEOLOGI UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali