HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT KEHAMILAN TERDAHULU DENGAN ASERTIVITAS IBU HAMIL TERHADAP PERILAKU SUAMI MEROKOK DALAM RUMAH DI KABUPATEN LOMBOK UTARA

Penulis

Ignatia Rosalia Kirana

Pembimbing: Dr. Retna Siwi Padmawati, MA;dr. Rosalia Kurniawati Harisaputra, M.P.H


Latar belakang: Kehamilan merupakan fase krusial pada kehidupan dan rawan akan eksposur berbahaya seperti asap rokok. Indonesia merupakan negara dengan jumlah perokok dalam rumah tertinggi sebesar hampir 80% dari total penduduk dalam rumah. Asertivitas ibu hamil untuk meminta suami agar tidak merokok di dalam rumah diperlukan agar kesehatan ibu dan janin terjaga. Orang tua dengan riwayat kehamilan berupa keguguran dan lahir mati mengalami peningkatan asertivitas terhadap orang-orang terdekat dan tenaga medis terkait kesehatan janin (Mills, 2014), sehingga riwayat kehamilan terdahulu dapat memengaruhi asertivitas ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat kehamilan terdahulu (outcome kehamilan sebelumnya, frekuensi perawatan antenatal kehamilan sebelumnya, dan pemberi perawatan antenatal kehamilan sebelumnya) dengan asertivitas ibu hamil terhadap perilaku suami merokok dalam rumah di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional study menggunakan data sekunder dari penelitian prospective quasi experimental dengan judul �Dampak Pengurangan Asap Rokok dalam Rumah terhadap BBLR dan Kesehatan Neonatal�. Metode yang dilakukan oleh PEER Health Research Project. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berasal dari data baseline penelitian utama sebanyak 455 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Hubungan antara outcome kehamilan sebelumnya dengan asertivitas ibu hamil tidak signifikan (p>0,05). Frekuensi perawatan antenatal kehamilan sebelumnya memiliki hubungan yang signifikan dengan asertivitas ibu hamil (p<0,05). Hubungan antara pemberi perawatan antenatal kehamilan sebelumnya dengan asertivitas ibu hamil tidak bisa diteliti karena seluruh responden melakukan perawatan antenatal di tenaga medis sesuai standar. Kesimpulan: Frekuensi perawatan antenatal kehamilan sebelumnya berhubungan dengan asertivitas ibu hamil terhadap suami merokok dalam rumah.

Background: Pregnancy is a crucial phase in life and is prone to dangerous exposures; such as tobacco smoke. Indonesia is a country with the highest number of smokers in the home, accounting for almost 80% of the total population of all smokers. Assertiveness of pregnant women to ask their husbands not to smoke in the house is needed so that the health of the mother and fetus are maintained. Pregnant woman with a history of miscarriage and stillbirth experience increased assertiveness towards the closest people and health personnel in topics related to fetal health (Mills, 2014), therefore the history of previous pregnancy can affect the assertiveness of pregnant women. This research aims to determine the relationship between previous pregnancy history (previous pregnancy outcome, frequency of previous antenatal care, and previous antenatal care provider) with the assertiveness of pregnant women towards husband�s behavior of smoking inside the house in North Lombok District, West Nusa Tenggara Province. Method: This study is a cross-sectional observational study using secondary data from prospective quasi experimental study, titled �Dampak Pengurangan Asap Rokok dalam Rumah terhadap BBLR dan Kesehatan Neonatal� conducted by the PEER Health Research Project. The data analyzed in this study came from the main research baseline data of 455 pregnant women who met the inclusion and exclusion criteria. Results: The relationship between previous pregnancy outcomes and assertiveness of pregnant women was not significant (p> 0.05). The frequency of previous antenatal care has a significant relationship with assertiveness of pregnant women (p <0.05). The relationship between previous antenatal care providers and assertiveness of pregnant women cannot be investigated because all samples performed antenatal care in medical personnel according to standards. Conclusion: The frequency of previous antenatal care relates to the assertiveness of pregnant women towards husband�s behavior of smoking at home.

Kata kunci Asertivitas,riwayat kehamilan,suami merokok,perawatan antenatal
Program Studi S1 KEDOKTERAN UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali