Geologi dan Manifestasi Panas Bumi Sisi Timur Pulau Atauro, Distrik Dili, Timor Leste

Penulis

Job Brites Dos Santos

Pembimbing: Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D; Dr. Agung Harijoko, S.T., M.Eng.


Daerah penelitian yang terletak di Pulau Atauro, Timor Leste merupakan daerah island arc yang dominan tersusun oleh batuan gunungapi bawah laut dan batuan kuarter seperti batugamping terumbu dan endapan kerakal-berangkal. Batuan gunungapi di daerah penelitian dapat dibagi menjadi dua zona yakni Batuan Gunungapi Tutowara di sebelah utara yang berumur lebih tua dibandingkan dengan Batuan Gunungapi Manucoco yang berada di sebelah selatan. Batuan gunungapi yang tersingkap di Tutowara merupakan hasil 5 kali proses erupsi, sedangkan Gunungapi Manucoco diperkirakan telah mendeposisikan produk muntahannya dalam 6 kali proses erupsi. Struktur geologi yang berarah relatif utara-selatan merupakan struktur yang mengontrol pembentukan sistem panasbumi di daerah penelitian. Alterasi hidrotermal berkembang sepanjang zona patahan, yang juga dicirikan oleh kemunculan manifestasi berupa hot spring. Sistem alterasi yang berkembang di daerah penelitian merupakan sistem alterasi argilik yang terbentuk pada temperatur <200oC dan dikelompokkan menjadi dua zona yakni sistem alterasi illit+smektit pada kondisi fluida netral dan sistem alterasi kaolinit+pirofilit pada kondisi sedikit asam. Manifestasi air panas memiliki karakter relatif seragam yakni tak berwarna, tak berbau dan terdapat uap panas. Sistem panas bumi yang terbentuk di daerah penelitian merupakan sistem dominasi air yang bertemperatur sedang dan dapat dianggap mewakili suatu sistem panas bumi yang berada pada tatanan tektonik subduksi antar kerak samudra. Komponen dalam sistem panas bumi di daerah penelitian terdiri dari sumber panas berupa batuan intrusif andesitik-basaltik yang mentrasferkan panas ke batuan sekitar secara konduksi dan konveksi; batuan reservoir diperkirakan merupakan batuan piroklastik; fluida panas bumi merupakan air klorida yang berasal dari reservoir yang bertemperatur 155oC- 165oC dan pada kedalaman 100-150m di bawah permukaan laut; fluida panas bumi berasal dari air meteorik dan dalam perjalanan keluar melalui struktur permeabilitas sekunder mengalami pencampuran dengan air laut; dan batuan penudung berupa batuan vulkanik yang telah mengalami alterasi hidrotermal.

Research area is located in Atauro Island, Timor-Leste, which is dominated by Sub-aqueous Volcanic Material and Quartenary Rock such as Coral Reef, and also gravel sediment material. Volcanic materials in research area could be divided into two zone, the Old Tutowara Volcanic Rock which located in Western part and Young Manucoco Volcanic Rock in Southern part. The volcanic rocks which exposed in Tutowara are product of five times eruption proccess, while Manucoco itself was interpreted to erupted volcanic materials at least six times. All the materials are well recorded in stratigraphyc column. North-South geological structure is recognised as mayor structure controlling the geothermal system in Atauro Island. Hydrothermal alteration occured along the fault zone which also indicated by hot spring manifestation. Atauro alteration style is mostly argillic type which formed in temperature <2000C, and could be classified based on their mineral assembledges as two zones into illite+smectite zone and kaolinite+pyrophylite zone. The last one formed in conditon in which fluid is more acid than the first one. All hot spring manifestation are almost the same in character, such as colorless, odorless, and having steam gas. Atauro geothermal system is a moderate temparature water-dominated system which better represented a geothermal system in subduction zone between oceanic crust. Atauro geothermal system was interpretatively conducted by heat source of intrusive andesitic basaltic rock that transfered heat conductively and convectively within the wall rock. Geothermal fluid is mature chloride water sirculated within 1550C - 1650C pyroclastic reservoir under 100-150 meters below sea level. The fluid flowed from reservoir through permeability zone and mixed with connate water while their way out before reaching discharge zone. The cap rock is altered volcanic rock.

Kata kunci Batuan gunungapi, Sistem panas bumi, Island Arc, Pulau Atauro.
Program Studi MAGISTER TEKNIK GEOLOGI UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali