Kepentingan Uni Eropa Memberikan Bantuan Cooperation And Verification Mechanism (CVM) Terhadap Bulgaria Di Tengah Gelombang Euroscepticism

Penulis

Eska Dwipayana

Pembimbing: Dr. Siti Muti'ah Setiawati, M.A.


ABSTRACT: This research aims to describe the political map of the EU in expanding its territory after the Berlin Wall collapsed. Previously, granting membership status with special assistance was never given by the EU to any country. However, Bulgaria gets special membership assistance, namely the Cooperation and Verification Mechanism (CVM). Granting this membership status is inappropriate because the status was given when Euroscepticism was on its peak. Member countries such as United Kingdom, Netherlands and Germany assess providing differ membership status to fulfill the EU's standards will aggravate institutional performance. This research employs both Neofunctionalism and The Gains of EU Enlargement to analyze what are the interests of the EU wants to gain in providing CVM assistance. These approaches help to explain that the interests want to obtained by the EU about Bulgaria's membership are to accelerate its Europeanization process with the aim to reaching the stabilization of European region security both internally and externally. It can be seen from here, obviously the EU wants to reach absolute political interest in Bulgaria's membership, especially in facing Russia as the former Bulgaria closest ally during the cold war.

INTISARI: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peta politik UE dalam memperluas wilayahnya setelah Tembok Berlin runtuh. Sebelumnya, pemberian status keanggotaan dengan bantuan khusus tidak pernah diberikan oleh UE kepada negara manapun. Namun, Bulgaria mendapatkan bantuan khusus keanggotaan yaitu Cooperation and Verification Mechanism (CVM). Pemberian bantuan keanggotaan ini dinilai tidak tepat karena pada saat status tersebut diberikan euroscepticism sedang berada dalam puncaknya. Negara anggota seperti Inggris, Belanda dan Jerman menilai memberi bantuan khusus kepada anggota agar dapat menyesuaikan kedalam standar UE akan memperberat kinerja insitusi. Penelitian ini menggunakan Neofungsionalisme dan The Gains of EU Enlargement untuk menganalisis kepentingan apa yang ingin diperoleh UE dalam memberikan bantuan CVM. Pendekatan ini membantu menjelaskan bahwa kepentingan yang diperoleh UE atas keberadaan Bulgaria adalah untuk mempercepat proses Eropanisasi Bulgaria dengan tujuan untuk mencapai stabilisasi keamanan wilayah Eropa baik secara internal maupun eksternal. Dari hal ini diperoleh ternyata UE ingin mencapai kepentingan politik mutlak atas keberadaan Bulgaria dalam institusi, terutama dalam menghadapi Rusia sebagai bekas sekutu terdekat Bulgaria saat perang dingin terjadi.

Kata kunci Uni Eropa, Bulgaria, Copenhagen Criteria, Acquis Communnietaure, Cooperation and Verification Mechanism (CVM) / European Union, Bulgaria, Copenhagen Criteria, Acquis Communnietaure, Cooperation and Verification Mechanism (CVM)
Program Studi MAGISTER ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali