KOMBINASI TERBAIK PEMBERIAN TRIAMSINOLON ASETONID DAN 5-FLUOROURASIL TERHADAP MIGRASI SEL DAN SINTESIS TGF-Beta PADA FIBROBLAS KELOID

Penulis

Gideon Ardhya T.

Pembimbing: dr. Ishandono D, SpB,SpBPRE.; dr.Yohanes Widodo Wirohadidjojo, SpKK (K)


ABSTRACT: Background: Keloids are benign fibroproliferative dermis tumors found only in humans, characterized by growth of scar tissue that exceeds the original wound limit. Excessive fibroblast proliferation in keloids is influenced by Transforming Growth Factor-Beta (TGF-) which plays a role in accelerating mitogenesis of fibroblasts, migration of fibroblasts, stimulating the formation of collagen, elastin, and fibronectin. Management with a combination of TAC and 5-FU injection gives better results than the administration of a single TAC or 5-FU by intralesional injection. Objective: To find out the best combination of TAC and 5-FU injection to inhibit cell migration and TGF-Beta synthesis in keloid fibroblasts. Method: An in vitro study using experimental design with the study sample used was normal fibroblasts and keloid fibroblasts taken from the skin keloid tissue and normal tissue of 2 patients. The normal fibroblasts used were cultured in the Dulbecco Modified Eagle's Medium (DMEM)-Sigma medium containing 5% CO2, 100g/mL penicillin streptomycin (Penstrep). Gibco, with a cell number of 5x104 cells/mL. Measuring the migration of fibroblasts with the in vitro scratch assay method and measuring TGF-Beta fibroblasts were carried out according to the protocol issued by the Bender Med System as a human measurement kit procedure TGF-Beta1. Results: The percentage of migration at the lowest combination dose was obtained at dose V (4.35 mg/mL TAC and 2 mg/mL 5-FU) which was 5.25% with one-way ANOVA p<0.05. While the lowest inhibition of TGF-Beta synthesis was at dose VI (2.18 mg/mL TAC and 4 mg/mL 5-FU), which was 67.02 pg/mL with one-way ANOVA p<0.05. Conclusions: Comparison of the best injections in inhibiting cell migration and synthesis of keloid TGF-Beta fibroblasts is 2.18 mg/mL Triamsinolone acetonide (TAC) and 4 mg/mL 5-Fluorouracil (5-FU)

INTISARI: Latar belakang: Keloid merupakan tumor jinak fibroproliferatif dermis yang hanya terdapat pada manusia, ditandai dengan pertumbuhan jaringan parut yang melebihi batas luka aslinya. Proliferasi fibroblas yang berlebihan pada keloid dipengaruhi oleh Transforming Growth Factor-Beta (TGF-) yang berperan mempercepat mitogenesis fibroblas, migrasi fibroblas, merangsang pembentukan kolagen, elastin, dan fibronektin. Tata laksana dengan injeksi kombinasi TAC dengan 5-FU memberikan hasil lebih baik dibandingkan pemberian TAC tunggal maupun 5-FU tunggal secara injeksi intralesi. Tujuan: Mengetahui perbandingan injeksi TAC dan 5-FU terbaik untuk menghambat migrasi sel dan sintesis TGF-Beta pada fibroblas keloid. Metode: Penelitian in vitro dengan menggunakan rancangan eksperimental dengan sampel penelitian yang digunakan adalah fibroblas normal dan fibroblas keloid yang diambil dari jaringan keloid kulit dan jaringan normal 2 orang pasien. Fibroblas normal yang digunakan dibiakkan dalam medium Dulbeccos Modified Eagles Medium (DMEM)-Sigma lengkap yang mengandung CO2 5%, 100mcg/mL penisilin streptomisin (Penstrep). Gibco, dengan jumlah sel 5x104sel/mL. Pengukuran migrasi fibroblas dengan metode in vitro scratch assay dan pengukuran TGF-Beta fibroblas dilakukan sesuai protokol yang dikeluarkan dari Bender Med System sebagai prosedur kit pengukuran Human TGF-Beta1. Hasil : Persentase migrasi pada dosis kombinasi yang paling rendah didapatkan pada dosis V (4,35 mg/mL TAC dan 2 mg/mL 5-FU) yaitu 5,25% dengan one-way ANOVA p<0,05. Sedangkan hasil hambatan sintesis TGF-Beta terendah adalah pada dosis VI (2,18 mg/mL TAC dan 4 mg/mL 5-FU) yaitu 67,02 pg/mL dengan one- way ANOVA p<0,05. Kesimpulan : Perbandingan injeksi terbaik dalam menghambat migrasi sel dan sintesis TGF-Beta fibroblas keloid adalah 2,18 mcg/mL Triamsinolon asetonid (TAC) dan 4 mg/mL 5-Fluorourasil (5-FU)

Kata kunci Keloid, TGF-Beta, migrasi fibroblas, Keloid, TGF-Beta, migration of fibroblasts, TAC, 5-FU
Program Studi ILMU BEDAH UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Spesialis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali