FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP SECARA FISIK DAN PSIKOLOGIS PASIEN HIRSCHSPRUNG PASCA TRANSANAL ENDORECTAL PULLTHROUGH BERDASARKAN SKORING KLOTZ DAN KUESIONER TACQOL DI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA

Penulis

Noviar Asadi

Pembimbing: Dr. dr. Akhmad Makhmudi, Sp.B-KBA


ABSTRACT: Background: Transanal endorectal pull-through (TEPT) as one of the surgical techniques for Hirschsprung's Disease (PH), has the advantage of not requiring a colostomy and mobilization of the paldominal colon so that postoperative pain, long operation, length of stay and risk of intraperitoneal contamination, adhesion and damage the pelvic structure becomes lower. But an extensive dissection of the rectum and colon is done which can cause stretching and damage to the sphincter structure which results in long-term dysfunction of the anorectum especially incontinence and constipation. So that there needs to be an evaluation of the factors that affect the quality of life physically and psychologically in patients after PH TEPT. Objective: To determine whether the age at surgery affected the quality of life of physiological Hirschsprung post-transanal endorectal pull-through (TEPT) patients with KLOTZ scoring and psychological with the TACQOL questionnaire. Method: This study was a cross sectional study. Secondary data was taken from medical records while the primary data were questionnaires, which were taken by consecutive non probability sampling. For data with ordinal and nominal scales analyzed using univariate and bivariate, where to find out the relationship between independent variables with dependent variables, categorical independent variables with T-test, numerical with correlation, T-test for numerical and chi- square variables for categorical variables. Results: Age at surgery affected physiological quality of life outcomes (KLOTZ) of Hirschsprung's patients after TEPT and did not affect psychologically (TACQOL). Physiological evaluation of short and long-term postoperative outcomes had differences, where the postoperative period showed physiological improvement. At the age of more than 1 month, the outcome is better than the age of less than 1 month in the short and long term evaluation.

INTISARI: Latar belakang: Transanal endorectal pull-through (TEPT) sebagai salah satu teknik pembedahan Penyakit Hirschsprung (PH), memiliki kelebihan yaitu tidak diperlukannya kolostomi dan mobilisasi kolon perabdominal sehingga nyeri pasca operasi, lama operasi, lama mondok dan resiko kontaminasi intraperitoneal, adhesi dan kerusakan struktur pelvis menjadi lebih rendah.Tetapi dilakukan diseksi ektensif rektum dan kolon yang dapat menyebabkan peregangan dan kerusakan struktur sfingter yang berakibat gangguan fungsi jangka panjang anorektum terutama inkontinensia dan konstipasi. Sehingga perlu adanya evaluasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup secara fisik dan psikologis pasien PH pasca TEPT. Tujuan: Mengetahui apakah usia saat operasi mempengaruhi kualitas hidup pasien Hirschsprung pasca transanal endorectal pull-through (TEPT) secara fisiologis dengan skoring KLOTZ dan psikologis dengan kuesioner TACQOL. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang (cross sectional) Data sekunder diambil dari catatan medis sedangkan data primer dengan kuesioner, yang diambil dengan cara consecutive non probability sampling. Untuk data dengan skala ordinal maupun nominal dianalisis menggunakan univariat dan bivariat, dimana untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel tergantung, variabel bebas kategorikal dengan T-test, numerik dengan korelasi, T-test untuk variabel numeric dan kai-kuadrat untuk variabel kategorikal. Hasil : Usia saat operasi mempengaruhi luaran kualitas hidup secara fisiologis (KLOTZ) pasien Hirschsprung pasca TEPT dan tidak mempengaruhi secara psikologis (TACQOL).Evaluasi fisiologis luaran pasca operasi jangka pendek dan jangka panjang mempunyai perbedaan, dimana semakin lama pasca operasi menunjukkan perbaikan secara fisiologis. Pada usia lebih dari 1 bulan mempunyai luaran yang lebih baik daripada usia kurang dari 1 bulan pada evaluasi jangka pendek dan jangka panjang.

Kata kunci Hirschsprung, Transanal endorectal pull-through (TEPT), skoring KLOTZ, kuesioner TACQOL, Hirschsprung, Transanal endorectal pull-through (TEPT), KLOTZ scoring, TACQOL questionnaire
Program Studi ILMU BEDAH UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Spesialis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali