SATUAN EKSPRESI PENGUNGKAP WARNA PERONA BIBIR PRODUK LOKAL

Penulis

Patricia Elsa M W

Pembimbing: Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A.


ABSTRACT: This research discusses the expression unit of colorâs identifier on lip color. It aims firstly, to describe the variations of linguistic form unit that appear in local lip color, to interpret and explain the reference of expression unit in local lip color, and to explain the language used in expressions units of local lip color. The framework used in this research was semantic theory. This research was conducted through a procedure of four stages namely, preparation, data collection, data analysis, and result presentation. The method used in the data collection was observation method while the basic technique being employed was tapping technique followed by the non-participatory observation technique. For that reason, the data which were formed in expression unit came from some online catalogs such as the official page and Instagram of local lip color. Next, the data were recorded and captured, documented, and classified by the researcher. Based on this stage, the researcher found that there were 49 local product brands from a total 820 lip color. The method used in data analysis was referential method. The result of this research found that the expression unit of local lip color is in some forms, such as words, phrases, and sentences. The references for expressing local lip color was not only color terms, but also the non-colored terms. This matter is due to the limitations of color terms in language. Then, the references expressing local lip color was dominated by the non-colored terms, especially plant domain. Based on this result, plant was the domain closest to human. Furthermore, the expression unit of local lip color were dominated in English.

INTISARI: Penelitian ini berisi tentang satuan ekspresi pengungkap warna perona bibir produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan variasi bentuk satuan kebahasaan yang muncul pada satuan ekspresi pengungkap warna perona bibir produk lokal, menafsirkan dan menjelaskan tentang pengacuan pada satuan eksrepsi pengungkap warna perona bibir produk lokal, serta menjelaskan bahasa yang digunakan dalam satuan ekspresi pengungkap warna perona bibir produk lokal. Penelitian ini berada dalam kerangka teori semantik. Penelitian ini melalui empat tahap, yaitu persiapan penelitian, pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Data dikumpulkan dengan metode simak yang dilanjutkan dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC). Data berupa satuan ekspresi pengungkap warna perona bibir produk lokal berasal dari katalog daring yang dapat ditemui pada laman resmi dan pada Instagram resmi produsen perona bibir. Kemudian, data direkam dengan tangkapan layar, dicatat, lalu diklasifikasikan. Dari tahap pengumpulan data, terkumpul 49 merek perona bibir produk lokal dan jumlah populasi sebanyak 820 buah. Berdasarkan hasil analisis data, satuan ekspresi pengungkap warna perona bibir lokal berbentuk kata, frasa, dan kalimat. Pengacuan satuan ekspresi pengungkap warna pada perona bibir produk lokal tidak hanya pada ranah warna, tetapi juga ranaha nonwarna. Hal ini disebabkan keterbatasan istilah warna dalam bahasa. Selanjutnya, pengacuan dalam satuan ekspresi pengungkap warna perona bibir produk lokal didominasi oleh ranah istilah nonwarna, khususnya ranah tumbuhan. Berdasarkan analsisi tersebut, tumbuhan merupakan ranah yang dekat dengan manusia. Selanjutnya, satuan ekspresi pengungkap warna didominasi pula oleh bahasa Inggris.

Kata kunci warna, perona bibir, pengacuan, asosiasi
Program Studi MAGISTER LINGUISTIK UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2019
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali