PENELUSURAN FRAKSI PENANGKAP RADIKAL BEBAS DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) BUAH Baccaurea lanceolata Muell. Arg dan UJI IN VITRO PROLIFERASI LIMFOSIT SERTA FAGOSITOSIS MAKROFAG

Penulis

Samsul Hadi

Pembimbing: prof. Dr. Subagus Wahyuono, M.Sc., Apt


ABSTRACT: Baccaurea lanceolata fruits is commonly used by tribe Banjar in south Borneo to protect the skin damages due to sun light. People apply the pulverized fruits to the skin that will be exposed to sunlight. DPPH radical cought is used to prove the effectiveness of the fruits. B.lanceolata fruits were extracted by 70% ethanol, followed by fractionation with n-hexane, ether, ethyl acetate and methanol to give n-hexane (fr-h), ether (frEt2O), ethyl acetate (fr-EtOAc) and methanol (fr-MeOH) fractions respectively. Preparative TLC (SiO2) of the fr-EtOAc that showed the the highest DPPH radical cought activity among those fractions, to give 2 compounds. Based on spectroscopic data and comparison with reported data, the isolated compounds were identified as epipachysamin E (1) and ò-sitosterol (2). Compound 1 was active as DPPH radical cought better than that of 2 (IC50 96,43ñ0,866 v/s 1124,125 ñ0,729 õg/ml). In addition to these active compounds have the ability of lymphocytes proliferation and phagocytosis of macrophages against latex beads. The ability of epipachysamin E is in the proliferation of lymphocytes with EC50 2909ñ0,396 õg/ml and phagocytosis index of macrophages against latex beads with EC50 765ñ16,35 õg/ml and phagocytosis capatity 765ñ16,35 üg/ml . Ability of ò-sitosterol in the proliferation of lymphocytes was EC50 4883ñ1,132 õg/ml and phagocytosis index of macrophages against latex beads was EC50 3346ñ6,614 õg/ml and phagocytosis capacity EC50 : 1350 ñ2,516õg/ml. Based on conducted research, isolates of Baccaurea lanceolata have weak DPPH radical scavenging ability and weak effect as immunomodulatory.

INTISARI: Buah Baccaurea lanceolata merupakan salah satu tanaman yang digunakan oleh suku Banjar untuk melindungi kulit dari cahaya matahari. Buah ini digunakan dengan cara ditumbuk dan dioleskan pada kulit yang akan terkena sinar matahari. Metode bioassay penangkapan radikal bebas DPPH digunakan untuk membuktikan efektivitas buah ini terhadap buah B.lanceolata diekstraksi dengan etanol 70% dilanjutkan fraksinasi menggunakan n-heksan, eter, etil asetat dan metanol menghasilkan fraksi n-heksan (fr-h), eter (fr-Et2O), etil asetat (fr-EtOAc) dan fraksi metanol (fr-MeOH). Berdasarkan uji penangkapan radikal bebas DPPH yang dilakukan terhadap fraksi, fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas paling tinggi, sehingga dilanjutkan KLTP terhadap fraksi etil asetat dan dihasilkan 2 senyawa. Berdasarkan data spektroskopi dan data literatur, dua senyawa diidentifikasi sebagai epipachysamin E (1) dan ò-Sitosterol (2). Senyawa 1 mempunyai aktivitas peangkap radikal DPPH lebih baik dari pada senyawa 2 dengan nilai IC50 96,43ñ0,866 üg/ml dan senyawa 2 IC50 :1124,125ñ0,729 üg/ml. Kedua senyawa juga memiliki kemampuan proliferasi limfosit dan fagositosis makrofag terhadap lateks. Kemampuan proliferasi limfosit epipachysamin E adalah EC50 2909ñ0,396 üg/ml dan indek fagositosis makrofag dengan EC50 765ñ16,35 üg/ml serta kapasitas fagositosis EC50 784ñ3,055 õg/ml . Kemampuan proliferasi limfosit ò-sitosterol adalah EC50 4883ñ1,132 õg/ml dan indek fagositosis makrofag dengan EC50 3346ñ6,614 õg/ml serta kapasitas fgositosis EC50 : 1350 ñ2,516õg/ml. Berdasarkan data tersebut maka penelitian yang dilakukan terhadap isolat B.lanceolata memiliki kemampuan penangkapan radikal DPPH yang lemah dan berefek sebagai imunomodulator lemah.l

Kata kunci Baccaurea lanceolata, epipachysamin E, ò-Sitosterol
Program Studi DOKTOR ILMU FARMASI UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Disertasi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2018
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali