PENAPISAN DAN IDENTIFIKASI BAKTERI SEBAGAI KANDIDAT BIOKONTROL Vibrio harveyi, Vibrio metschnikovii, DAN Vibrio algosus

Penulis

Qurrotu Aini Putri

Pembimbing: Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc.; Indah Istiqomah, S.Pi., M.Si., Ph.D.


ABSTRACT: The aim of this research was to discovered bacterial biocontrol agent against Vibrio harveyi (VH), Vibrio metschnikovii (VM), and Vibrio algosus (VA). Bacteria used in this study were bacterial collection of Fish Health and Environment Laboratory with 83 bacteria in total. This research was done experimentally and mainly conducted by bacterial screening with double layer method, identifiying potential bacterial with biochemical tests and PCR 16S rDNA, and co-culturing potential bacterial biocontrol agent with Vibrio. Co-culture test was done by culturing CBR 19-A with VH to evaluate the killing activity of CBR 19-A to VH. VH at an initial density of 106 cfu/ml was co-cultured with CBR 19-A at an initial densities of 102 cfu/ml, 104 cfu/ml, and 106 cfu/ml for 36 hours. Bacterial densities were estimated at 0, 2, 6, 12, 24, and 36 hours after inoculation by total plate count method. Results indicated there were 4 potential bacteria for biocontrol which were CBR 19-A, CBR 22-B, ODS 3-1, and WO AL 2.2 that were able to inhibit all Vibrios tested. Highest inhibition activity was shown by CBR 19-A against VH with inhibitory index 12.7 mm. CBR 19-A, CBR 22-B, and ODS 3-1 were identified molecularly to be Psudoalteromonas sp. and WO AL 2.2. was Vibrio sp. Co-culture result showed that CBR 19-A was able to kill VH within 6 until 36 hours for every treatments when its density reach 108 cfu/ml. This result revealed that CBR 19-A was potential bacterium to be developed as aa biocontrol agent against Vibrios.

INTISARI: Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan bakteri potensial sebagai agen biokontrol Vibrio harveyi (VH), Vibrio metschnikovii (VM), dan Vibrio algosus (VA). Bakteri kandidat biokontrol bersumber dari koleksi Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan Departemen Perikanan, Universitas Gadjah Mada sejumlah 83 bakteri. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dalam 3 tahapan utama meliputi penapisan bakteri kandidat biokontrol dengan metode double layer, identifikasi bakteri potensial biokontrol dengan metode pengujian biokimia dan PCR 16S rDNA, dan uji ko-kultur. Uji ko-kultur dilakukan terhadap CBR 19-A dengan VH untuk mengetahui efektifitasnya. Ko-kultur dilakukan dalam 15 ml medium Zobell cair selama 36 jam. Pengujian dilakukan dengan 3 perlakuan variasi kepadatan CBR 19-A meliputi 102 cfu/ml, 104 cfu/ml, dan 106 cfu/ml yang dikultur bersama masing-masing 106 cfu/ml VH. Sampel diambil secara periodik untuk mengestimasi pertumbuhan bakteri. Hasil penapisan didapatkan 4 bakteri potensial yakni CBR 19-A, CBR 22-B, ODS 3-1, dan WO AL 2.2 yang dapat menghambat pertumbuhan semua Vibrio patogen yang diujikan. Hasil penghambatan tertinggi oleh CBR 19-A terhadap VH dengan indeks penghambatan 12,7 mm. CBR 19-A, CBR 22-B, ODS 3-1 teridentifikasi secara molekuler dan biokimia sebagai Pseudolateromonas sp. sedangkan WO AL 2.2 sebagai Vibrio sp. Hasil uji ko-kultur menunjukkan bahwa CBR 19-A efektif melawan VH ketika kepadatannya mencapai 108 cfu/ml dan dalam kurun waktu antara 6 hingga 36 jam, CBR 19-A mampu membunuh semua VH untuk tiap perlakuan. Sehingga bakteri 19-A berpotensi dikembangkan sebagai agen biokontrol Vibrio.

Kata kunci biokontrol, bakteri laut, daya hambat, Pseudoalteromonas, Vibrio
Program Studi S1 BUDIDAYA PERIKANAN UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2017
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali