PENGUJIAN EMPIRIS PECKING ORDER THEORY DAN TRADE-OFF THEORY: STUDI KASUS PADA SEKTOR ANEKA INDUSTRI DI BEI

Penulis

Libra Andy Chandra S

Pembimbing: Prof. Eduardus Tandelilin, M.B.A, Ph.D.


ABSTRACT: The two main theories in financing structure are trade off theory and pecking order theory. Trade off theory centered on the use of tax-shields as a useful use of debt in the capital structure while pecking order theory explains that firms use funding sources from sources with cheaper capital costs first to the source of funding at the most expensive cost of capital. The objective of this study was to know the tendency of theory which is embraced by companies in Indonesia by using sample of 32 companies residing in miscellaneous industry sector with five years of observation period that is 2012-2016 period. The coefficient of equation model is calculated by using ordinary least square method (OLS). This study shows that the funding behavior of firms in various industry sectors can be explained by pecking order theory, where from eight variables there are three variables that support pecking order theory and one variable that supports trade off theory. By testing pecking order theory using deficit of funds (DEF) method further strengthen the tendency of companies in Indonesia to follow pecking order theory in fulfilling fund requirement.

INTISARI: Dua teori utama dalam struktur pendanaan adalah trade off theory dan pecking order theory. Trade off theory berpusat pada penggunaan tax-shield sebagai kegunaan penggunaan utang dalam struktur modal, sedangkan pecking order theory menjelaskan bahwa perusahaan menggunakan sumber pendanaan dari sumber dengan biaya modal yang lebih murah terlebih dahulu sampai kepda sumber pendanaan dengan biaya modal yang paling mahal. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui kecenderungan teori mana yang dianut oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia dengan menggunakan sampel 32 perusahaan yang berada pada sektor aneka industri dengan menggunakan periode waktu pengamatan selama lima tahun, yaitu tahun 2012-2016. Koefisien model persamaan dihitung dengan menggunakan metode ordinary least square (OLS). Penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku pendanaan perusahaan-perusahaan pada sektor aneka industri dapat dijelaskan dengan pecking order theory, yang dari delapan variabel terdapat tiga variabel yang mendukung pecking order theory dan satu yang mendukung trade off theory. Dengan pengujian pecking order theory menggunakan metode deficit of funds (DEF) semakin memperkuat kecenderungan perusahaan-perusahaan di Indonesia menganut pecking order theory dalam memenuhi kebutuhan dana.

Kata kunci struktur modal, perilaku pendanaan, pecking order theory, trade off theory, deficit of funds (DEF)
Program Studi S2 MANAJEMEN UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2017
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali