KOMPOSISI JENIS KOMUNITAS TUMBUHAN BAWAH PADA TEGAKAN Acacia decurrens, HUTAN ALAM, DAN AREAL TERBUKA DI RESORT CANGKRINGAN, TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI

Penulis

Sangkan Budiyono

Pembimbing: Ir. Supriyadi, M. For. Sc


ABSTRACT: Post of Merapi eruption in 2010, Cangkringan Resort, Mount Merapi National Park that was colonized by exotic species of Acacia decurrens. Although undesirable, Acacia decurrens is suspected can improve the physical-chemical properties of soil which indicated by the growth of undergrowth communities, but the composition species was not known yet. In addition, a comparison is needed to determine the differences species composition of undergrowth communities with natural forest and open areas. Therefore, this study aims to determine the species composition and the differences of undergrowth communities on the Acacia decurrens stands, natural forests, and open areas in Cangkringan Resort. There were 7 sampling units of undergrowth communities. In the Acacia decurrens stands and natural forest, 3 sampling units were made for each stand based on low, medium, and high stand density levels. In the open area, there is only 1 sampling unit. The data were collected by making 2 m x 2 m square plot, systematic sampling with random start was used for this research. The number of plots was determined by the Species-Area Curve. The variables of this research were species names and the total of individual per species. Data analysis was done by calculating Relative Density, Relative Frequency, Importance Value Index, and the cluster analysis. The results show that the composition of the undergrowth communities on the Acacia decurrens stands consists of 96 species from 40 families. In the natural forest ,there are 95 species from 43 families, while in the open area there are 59 species from 31 families. Overall, the species composition of undergrowth communities in Acacia decurrens stands, natural forests, and open areas of the Cangkringan Resort consists of 145 species from 50 families. The difference of species composition of undergrowth communities on Acacia decurrens stands, natural forest, and open area at Resort Cangkringan was shown by the formation of 3 clusters with similarity values of 57.85%. Secondary succession process, especially in Acacia decurrens stand, has been improved biodiversity towards restoration of forest ecosystems at Cangkringan Resort.

INTISARI: Pasca erupsi Merapi tahun 2010, Resort Cangkringan, Taman Nasional Gunung Merapi dikolonisasi oleh spesies eksotik Acacia decurrens. Meskipun tidak dikehendaki, Acacia decurrens diduga dapat memperbaiki sifat fisik-kimia tanah yang ditunjukkan oleh tumbuhnya komunitas tumbuhan bawah. Namun komposisi jenisnya belum diketahui. Selain itu, diperlukan pembanding untuk mengetahui perbedaan komposisi jenis komunitas tumbuhan bawah dengan hutan alam dan areal yang terbuka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan perbedaan komunitas tumbuhan bawah pada tegakan Acacia decurrens, hutan alam, dan areal terbuka di Resort Cangkringan. Pada penelitian ini terdapat 7 unit sampling komunitas tumbuhan bawah. Pada tegakan Acacia decurrens dan hutan alam dibuat masing-masing 3 unit sampling berdasarkan tingkat kerapatan rendah, sedang, dan tinggi. Pada areal terbuka hanya dibuat 1 unit sampling. Pengambilan data komunitas tumbuhan bawah dilakukan dengan petak ukur kuadrat 2 m x 2 m yang diletakkan secara systematic sampling with random start. Jumlah petak ukur ditentukan dengan Species-Area Curve. Variabel tumbuhan bawah yang diamati meliputi nama jenis dan jumlah individu tiap jenis. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai Kerapatan Relatif, Frekuensi Relatif, dan Indeks Nilai Penting, serta dilakukan analisis klaster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi jenis komunitas tumbuhan bawah pada tegakan Acacia decurrens terdiri atas 96 jenis tumbuhan dari 40 famili. Pada hutan alam terdapat 95 jenis tumbuhan bawah dari 43 famili sedangkan pada areal terbuka ditemukan 59 jenis tumbuhan bawah dari 31 famili. Secara keseluruhan, komposisi jenis komunitas tumbuhan bawah pada tegakan Acacia decurrens, hutan alam, dan areal terbuka di Resort Cangkringan terdiri atas 145 jenis tumbuhan dari 50 famili. Perbedaan komposisi jenis komunitas tumbuhan bawah ditunjukkan dengan terbentuknya 3 buah klaster pada tingkat similaritas 57,85%. Proses suksesi sekunder terutama pada tegakan Acacia decurrens telah berjalan dalam meningkatkan biodiversitas menuju pemulihan ekosistem hutan di Resort Cangkringan.

Kata kunci Komposisi Jenis, Tumbuhan Bawah, Acacia decurrens, Taman Nasional Gunung Merapi;Species Composition, Undergrowth, Acacia decurrens, Mount Merapi National Park
Program Studi S1 KEHUTANAN UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2017
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali