PEMANFAATAN CITRA PENGINDERAA JAUH DAN METODE KARTOMETRIS UNTUK ANALISIS KETIDAKSESUAIAN BATAS DESA

Penulis

Azzam Ghozi Ahmad

Pembimbing: Drs. Zuharnen, M.Si


Pemetaan batas wilayah di tingkat desa menjadi salah satu konsentrasi dalam pengelolaan wilayah di Indonesia. Target penyelesaian pelacakan batas desa oleh BIG dan pengelolaan dana desa dari Kementrian Keuangan RI menjadi diantara alasan pentingnya percepatan peta administrasi tingkat desa. Perkembangan wilayah yang terus terjadi berdampak pada batas wilayah. Desa Baturetno merupakan satu desa yang terkena dampak perkembangan Kota Yogyakarta, namun peta administrasi yang dimiliki desa belum dapat menyajikan batas secara baik. Citra penginderaan jauh Quickbird digunakan untuk mengetahui kenampakan wilayah secara detail sehingga diketahui obyek-obyek yang menjadi batas wilayah. Metode kartometris dilakukan dengan memanfaatkan 3 peta yang menggunakan batas administrasi sebagai acuan, yakni Peta RBI, Peta RDTR, dan Peta Desa. Informasi garis batas yang diambil ditampalkan dengan informasi dasar, berupa penggunaan lahan, sungai, dan jalan, serta citra Quickbird sebagai acuan. Metode ini dapat digunakan untuk mengamati obyek-obyek yang menjadi batas, seperti selokan, sungai, saluran irigasi, dan jalan. Berdasarkan 6 sampel yang dikaji, hanya terdapat 2 sampel yang mengalami perbedaan garis batas dengan kenyataan di lapangan. Perbedaan tersebut dipengaruhi perubahan penggunaan lahan dari penggunaan lahan tidak terbangun menjadi lahan terbangun. Hasil penelitian dan kajian yang dilakukan sesuai untuk diterapkan pada wilayah yang memiliki karakteristik sama dengan lokasi penelitian, yakni wilayah sub-urban.

Regional boundary mapping in the village level is a concentration of regional management in Indonesia. Indonesian Council of Geospatial (BIG)�âïÿýïÿýs target to accomplish boundary tracking and management of the village fund from Ministry of Finance RI is a important reason to accelerate village administrative map. Continuity of regional development impact on regional border. Baturetno is a village that affected by development of Yogyakarta City, but administrative map in this village�âïÿýïÿýs government can�âïÿýïÿýt present the border better. Remote Sensing Imagery used for identify regional image in detail that shows the boundary objects. Carthometric method is by using three maps that use adminitrative boundary as a reference, they are RBI Map, RDTR Map, and Village Map. Then, borderline information can overlaid by basic information, i.e. landuse, hydrographic information, road, and Quickbird imagery as references. This method can be used to identify and analyze bondary object, such as ditches, river, irrigation canals, and road. There are 2 from 6 sample that have different boundary line between in map and reality. The differences happens caused by landuse changing from unbuilt land to built land. The result of this research is appropriate to applied in other regional that have same characteristic with research location, sub-urban.

Kata kunci batas desa, citra penginderaan jauh, metode kartometrik
Program Studi S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2017
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali