STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA SAMPANG KECAMATAN KARANGKOBAR KABUPATEN BANJARNEGARA

Penulis

Vindi Rayinda Ayudya

Pembimbing: Dr. Abdur Rofi', M.Si


ABSTRACT: Landslides are common in several regions in Indonesia, one in Jemblung Hamlet located in the village of Sampang, Karangkobar District, Banjarnegara Regency. The disaster occurred on Friday, December 12, 2014. The landslide that occurred resulted in many losses for both physical and nonphysical. This study aims to determine the community adaptation strategies in the face landslides and what are the factors that influence the adaptation strategies. This study used a qualitative approach. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The validity of the data used is data triangulation technique that utilizes the use of resources. The data analysis technique includes four kinds of data collection, data reduction, data presentation and conclusion. The results showed that (1) the adaptation strategies used villagers in Sampang is adaptation by withdrawal by way of relocating to a new, more secure. This is done because Jemblung Hamletin the village of Sampang can not be used again as a residence. (2) Factors that determines community adaptation strategies include environmental conditions, people's understanding of the disaster and the assistance given by various parties. Our research findings show compliance with the concept of adaptation by Berry John revealed that defines human has 3 adaptation strategies that adaptation by reaction, adaptation by adjustment and adaptation by withdrawal.

INTISARI: Bencana tanah longsor sering melanda beberapa daerah di Indonesia, salah satunya diDusun Jemblung yang terletak di Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara. Bencana tersebut terjadi pada Jumat tanggal 12 Desember 2014. Tanah longsor yang terjadi mengakibatkan banyak kerugian baik secara fisik maupun nonfisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi adaptasi masyarakat dalam menghadapi tanah longsor dan faktor apa sajakah yang mempengaruhi strategi adaptasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan yaitu teknik triangulasi data yang memanfaatkan penggunaan sumber. Teknik analisis data mencakup empat hal yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) Strategi adaptasi yang digunakan masyarakat Desa Sampang adalah adaptation by withdrawal dengan cara berpindah tempat ke tempat baru yang lebih aman. Hal ini dilakukan karena Dusun Jemblung Desa Sampang tidak dapat dipergunakan kembali sebagai permukiman warga. (2) Faktor faktor yang menjadi penentu strategi adaptasi masyarakat antara lain kondisi lingkungan, pemahaman masyarakat terhadap bencana dan bantuan-bantuan yang diberikan dari berbagai pihak. Hasil temuan di lapangan menunjukkan kesesuaian dengan konsep adaptasi yang diungkapkan Berry John yangmendefinisikan manusia memiliki 3 strategi adaptasi yaitu adaptation by reaction, adaptation by adjustment dan adaptation by withdrawal.

Kata kunci Masyarakat, Strategi Adaptasi, Tanah Longsor
Program Studi S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2017
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali