STUDI AWAL HABITAT CICAK JARI LENGKUNG Cyrtodactylus semiadii RIYANTO, BAUER & YUDHA, 2014 (SQUAMATA: GEKKONIDAE) DI SUAKA MARGASATWA PALIYAN, GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Penulis

Maya Damayanti

Pembimbing: Siti Nurleily Marliana, M.Sc., Ph.D; Donan Satria Yudah, S.Si, M.Sc.


ABSTRACT: Cyrtodactylus semiadii is the new species from the Genus Cyrtodactylus described by Riyanto et al. (2014). As a new species published, there is no ecological information from this species, included habitat even it is unavailable on IUCN and Reptile Database. Ecological population is the primary information for conservation effort. The lack of specific information concerning the evaluation of the current population, distribution, and habitat Cyrtodactylus semiadii, allegedly increasing threaten the existence of this Gecko. Need comprehensive study from this problem with relation to the Suaka Margasatwa Paliyan which has a function in biodiversity and ecosystem conservation. Data was collected using line transect method. Perpendicular distance was measured from baseline to the specimen location and data was analyzed using software Distance 6.2. Model was using to analyzed is uniform key with cosine expansion. Results density in plots 136 and 137 respectively was 22.47 and 36.194 ind / ha with cv 17.14% and 30.05%. Cyrtodactylus semiadii occupy microhabitat of rocks and soil, and dominant in the litter. Habitat Cyrtodactylus semiadii is not limited to human modified habitats in low altitude but gentleness on secondary forest habitat Maragasatwa Paliyan at 166 m above sea level.

INTISARI: Cyrtodactylus semiadii merupakan spesies baru dari Genus Cyrtodatylus yang dideskripsikan oleh Riyanto et al. (2014). Sebagai spesies yang baru dipublikasikan, belum ada data ekologi mengenai spesies ini, termasuk informasi habitatnya. Informasi keberadaan mengenai spesies ini bahkan belum tersedia di IUCN maupun Reptile Database. Sementara informasi mengenai populasi ekologi adalah data yang sangat dasar untuk digunakan dalam manajemen konservasi. Kurangnya informasi spesifik mengenai evaluasi keadaan populasi terkini, distribusi, dan habitat Cyrtodactylus semiadii, diduga menambah kekhawatiran akan terancamnya keberadaan hewan ini. Oleh karena itu, penelitian ini perlu dilakukan dalam kaitannya dengan fungsi Suaka Margasatwa Paliyan yang memiliki peran dalam pelestarian keanekaragaman dan pemeliharaan ekosistem. Sampling dilakukan dengan menggunakan metode line transect. Diukur jarak tegak lurus dari garis transek terhadap penemuan spesimen dan dianalisis dengan menggunakan software Distance 6.2. Model yang digunakan dalam analisis berupa uniform key dengan ekspansi cosine. Hasil densitas di petak 136 dan 137 berturut-turut adalah 22,47 dan 36,19 ind/ha dengan nilai cv 17,14 % dan 30.05 %. Cyrtodactylus semiadii menempati mikrohabitat berupa batu dan tanah serta dominan pada seresah. Habitat Cyrtodactylus semiadii tidak terbatas hanya pada habitat modifikasi manusia dengan ketinggian rendah tetapi barada pada habitat hutan sekunder Suaka Maragasatwa Paliyan dengan ketinggian diatas 166 m dpl.

Kata kunci Cyrtodactylus semiadii, Suaka Margasatwa Paliyan, Mikrohabitat, Habitat, line transect.
Program Studi S1 BIOLOGI UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2017
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali