PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG DIRELOKASI DAN TIDAK DIRELOKASI PASCA ERUPSI GUNUNG MERAPI DESA WUKIRSARI CANGKRINGAN YOGYAKARTA

Penulis

Ruslan Abdul Gani

Pembimbing: Sri Mulyani, S.Kep. Ns. M.Ng. ; Sri Warsini, S.Kep. Ns. M.Kes. Ph.D.


ABSTRACT: Background: Mount Merapi volcanic eruption causing traumatize event in vulnerable people such as elderly. The elderly who lost their house were relocated to new settlement. The elderly who relocated to new settlement have worse perception toward their quality of life. Objective: To determine the differences between quality of life of relocated-elderly and not relocated-elderly after Mount Merapi volcanic eruption. Method: This study used descriptive analyitic comparative approach with cross-sectional design on 39 elderly who relocated to new settlement and 29 not relocated elderly after Mount Merapi volcanic eruption in 2010. The data were obtained using Short Form-36 (SF-36) questionnaire. Descriptive analyzed, unpaired t –test and Mann-Whitney test were used to analyze the data. Result: The average score for quality of life of relocated-elderly was 85,88±10,57 and the aveage score of not relocated-elderly was 86,66±9,98 , both scores were referred as good quality of life. The results of unpaired t-test between the quality of life of relocated-elderly versus not relocated-elderly showed significance level p=0,757 , so it can be concluded that there was no significant difference between these two variables. The vitality domain of the relocated-elderly (87,69±10,69) was higher than not relocated-elderly (80,86±9,17) (p=0,006), however social function domain of relocated–elderly (83,33±20,35) was lower than the not relocated-elderly (94,57±11,39) (p=0,010). Conclusion: The level of quality of life of relocated-elderly (85,88±10,57) and not relocated-elderly (86,66±9,98) was referred as good quality of life. There was no significant differences between quality of life of relocated-elderly and not relocated-elderly after Mount Merapi volcanic eruption, however there was significant differences in vitality and social function domains. Keyword: disaster, elderly, eruption, quality of life

INTISARI: Latar Belakang: Bencana erupsi Gunung Merapi menyebabkan dampak traumatis terhadap kelompok rentan termasuk lansia. Lansia yang kehilangan tempat tinggal direlokasi ke hunian yang baru. Lansia yang direlokasi ke hunian baru memiliki persepsi yang lebih buruk terhadap kualitas hidupnya. Tujuan: Mengetahui adanya perbedaan kualitas hidup lansia yang direlokasi dan tidak direlokasi pasca erupsi Gunung Merapi. Metode: Studi deskriptif analitik komparatif dengan rancang cross-sectional pada 39 lansia yang direlokasi dan 29 lansia yang tidak direlokasi pasca erupsi Gunung Merapi tahun 2010 Kuesioner penelitian menggunakan Short Form-36 (SF-36). Analisis menggunakan analisis deskriptif dan uji beda t-tidak berpasangan serta uji Mann-Whitney. Hasil: Rata-rata skor kualitas hidup lansia yang direlokasi adalah 85,88±10,57 dan lansia yang tidak direlokasi adalah 86,66±9,98 , kedua skor tersebut termasuk dalam tingkat kualitas hidup yang baik. Hasil uji beda t-tidak berpasangan antara kualitas hidup lansia yang direlokasi dan tidak direlokasi diperoleh nilai signifikansi p=0,757 yang dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna diantara keduanya. Pada domain vitalitas lansia yang direlokasi (87,69±10,69) lebih tinggi daripada lansia yang tidak direlokasi (80,86±9,17) (p=0,006), tetapi domain fungsi sosial lansia yang direlokasi (83,33±20,35) lebih rendah daripada lansia yang tidak direlokasi (94,57±11,39) (p=0,010). Kesimpulan: Tingkat kualitas hidup lansia yang direlokasi (85,88±10,57) dan lansia yang tidak direlokasi (86,66±9,98) termasuk dalam tingkat kualitas hidup yang baik. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada kualitas hidup lansia yang direlokasi dengan lansia yang tidak direlokasi pasca erupsi Gunung Merapi, tetapi terdapat perbedaan yang bermakna pada domain vitalitas dan fungsi sosial. Kata Kunci: bencana, erupsi, kualitas hidup, lansia

Kata kunci bencana, erupsi, kualitas hidup, lansia
Program Studi S1 ILMU KEPERAWATAN UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2017
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali