EARTHQUAKE PREPAREDNESS OF PUBLIC HEALTHCARE CENTERS IN RURAL AREAS: THE EXPERIENCES OF SOLOK REGENCY, WEST SUMATRA

Penulis

Syofia Hartati

Pembimbing: Dr. Ir. Dewanti. M.S


ABSTRACT: The Solok Regency lies right above Semangko Fault, which makes it one of the earthquake-prone areas of West Sumatra. As an earthquake-prone area, the Solok Regency requires disaster and emergency management. Due to a limited number of health facilities, the local health systems completely rely on Public Health Care Centers (PHC). The goal of this study was to assess how prepared Primary Health Care Centers were to respond to earthquakes in their surrounding areas. The assessment used four parameters of preparedness: structural, nonstructural, functional, and human resources and transform into questionnaire. Using data collected from questionnaires, government reports, and previous studies. This research leveling the PHC earthquake prone area into three levels high, medium, and low by modification disaster report from Solok Regency Health Office. The questionnaires from 16 PHC were calculated using Microsoft excels then the result analyzed qualitatively. Degree of PHCs preparedness was leveling based on Hospital Safety Index (HSI) by PAHO (2013). For nonstructural and functional preparedness the result were very good and good respectively. The structural and human resource preparedness was found to be medium. Disaster drills, stocks of food, tents, and beds were very weak in almost all PHCs. The total average preparedness of the health centers was 0.65 on a scale of 0 to 1, which is a medium level of preparedness. The results also showed that PHCs that are close to the general hospital or capital of the regency tend to be more prepared than those located farther away. PHCs proximity to areas that are prone to other natural disasters, such as volcanic eruptions and landslides, affects their preparedness.

INTISARI: Berada tepat di atas Patahan Semangko yang membujur dari utara hingga selatan pulau sumatera menjadikan Kabupaten Solok sebagai daerah rawan bencana. Kondisi geografi tersebut meningkatkan kebutuhan wilayah ini akan manajement bencana. Terbatasnya jumlah fasilitas kesehatan khususnya Rumah Sakit menjadikan Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dalam keadaan bencana. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan Puskesmas di Kabupaten Solok dalam menghadapi bencana gempa untuk melayani masyarakat yang berada di sekitarnya. Penilaian kesiapsiagaan Puskesmas di lakukan dengan menggunakan empat parameter; struktural, non struktural, fungsional dan sumber daya manusia yang kemudian di jadikan dalam bentuk kuisioner. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner ke seluruh Puskesmas di Kabupaten Solok, mengumpulkan data dari laporan pemerintah, dan penelitian sebelumnya. Penelitian ini membagi daerah rentan bencana di Kabupaten Solok menjadi tiga level; tinggi, sedang, dan rendah. Perhitungan data kuisioner dilakukan dengan microsoft excel. Selanjutnya level kesiapsiagaan Puskesmas dari hasil perhitungan di analisa secara kualitatif berdasarkan Hospital Safety Index (HSI) oleh PAHO, 2013). Untuk kesiapsiagaan nonstruktural puskesmas-puskesmas di wilayah ini berada di tingkat yang sangat baik dan kesiapsiagaan fungsional berada di tingkat yang baik. Sedangkan kesiapsiagaan struktural dan sumber daya manusia berada di tingkat medium. Pelatihan bencana, persediaan makanan, tenda, dan persediaan tempat tidur pasien masih sangat minim di hampir semua Puskesmas. Secara total keseluruhan, kesiapsiagaan puskesmas di kabupaten solok adalah 0.65 dari skala 0 ke 1 dimana angka tersebut berada pada tingkat medium. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan Puskesmas yang berada dekat ke Rumah Sakit atau ibukota kabupaten lebih siaga daripada yang jaraknya lebih jauh. Kedekatan Puskesmas ke daerah bencana alam juga mempengaruhi kesiapsiagaan. n

Kata kunci Kata kunci/Keywords; Gempa bumi, Puskesmas, kesiapsiagaa/Earthquake, Public Healthcare Centre, Disaster Preparedness
Program Studi S2 Perencanaan Kota dan Daerah UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2016
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali