ANALISIS POPULARITAS TWEET BERBAHASA INDONESIA PADA TWITTER MENGGUNAKAN METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL

Penulis

Muhammad Hafidz Anshari

Pembimbing: Arif Nurwidyantoro, M.Cs


ABSTRACT: Twitter is one of social media that is currently attached to role as a disseminator of information. Many parties then use Twitter as a bridge to deliver information they have. Ease of access and use features retweet on Twitter, making the dissemination of information to be very fast and has a broad scope. This is then used by users to attract the attention of other users about the information they have. Dissemination of information using repeated tweet on Twitter, often times each tweet has a number of different retweet despite having the same context and content. This is due to factors that can affect the number of retweets a tweet. These factors include tweet sequence factor, informative factor and factor the number of subjects. Factors that would later be studied which is more dominant, then calculate with the Exponential Comparative Method (MPE). MPE is one of method to determine the priority of decision alternatives with multiple criteria. After a thorough analysis and calculation, the conclusion that tweet in content and media content more informative (Informative Factor), attract more other Twitter users to retweet. This is because the tweet informatif equipped with media content in the form of images, videos, and links. Besides the addition of supplementary information such as description of time and place, also attract other users to retweet, so the scope of the tweet distribution becomes very wide.

INTISARI: Twitter merupakan salah satu media sosial yang saat ini perannya lekat sebagai penyebar informasi. Kemudahan akses dan pemanfaatan fitur Retweet pada Twitter, membuat penyebaran informasi menjadi sangat cepat dan memiliki cakupan yang luas. Inilah yang kemudian dimanfaatkan pengguna untuk menarik perhatian pengguna lain perihal informasi yang dimilikinya. Penyebaran informasi menggunakan tweet berulang pada Twitter, sering kali masing-masing tweet memiliki jumlah retweet yang berbeda meskipun memiliki konteks dan konten yang sama. Hal ini disebabkan adanya faktor-faktor yang dapat mempengaruhi jumlah retweet pada sebuah tweet. Faktor-faktor tersebut antara lain faktor urutan tweet, faktor informatif dan faktor jumlah subyek. Faktor itulah yang akan diteliti mana yang lebih dominan, menggunakan perhitungan dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) yang merupakan salah satu metode untuk menentukan prioritas alternatif keputusan dengan kriteria jamak. Setelah melalui proses analisis dan perhitungan, diperoleh kesimpulan bahwa tweet yang memiliki isi dan konten media yang lebih informatif (faktor informatif), lebih menarik perhatian pengguna Twitter lainnya untuk melakukan retweet. Hal ini karena tweet informatif dilengkapi dengan media baik berupa gambar, video, maupun link. Selain itu penambahan keterangan pelengkap seperti keterangan waktu maupun tempat, juga cukup menarik perhatian pengguna lain untuk melakukan retweet sehingga cakupan sebaran tweet tersebut menjadi sangat luas.

Kata kunci Twitter, Retweet, Metode Perbandingan Eksponensial
Program Studi S1 ILMU KOMPUTER UGM
No Inventaris
Deskripsi
Bahasa Indonesia
Jenis Skripsi
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2016
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali