Laporkan Masalah

PENGARUH KEPEMIMPINAN MELAYANI DAN DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN AFEKTIF BERORGANISASI DENGAN VARIABEL PEMODERASI GENERASI (X DAN Y)

HERMAWAN SUSILO, Prof. Djamaludin Ancok

2016 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan melayani dan dukungan organisasi terhadap komitmen afektif berorganisasi dengan variabel pemoderasi generasi (X dan Y). Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling, yang kemudian menghasilkan 181 kuesioner layak olah. Pengujian hipotesis pertama dan kedua menggunakan regresi linier sederhana, sedangkan hipotesis keempat dan kelima menggunakan regresi berjenjang. Hasil pengujian pada hipotesis pertama menunjukkan bahwa kepemimpinan melayani berkorelasi positif dengan komitmen afektif berorganisasi. Demikian pula dengan uji hipotesis kedua, yang menunjukkan adanya korelasi positif antara dukungan organisasi dengan komitmen afektif berorganisasi. Hasil pengujian hipotesis ketiga membuktikan bahwa generasi memoderasi korelasi antara kepemimpinan melayani terhadap komitmen afektif berorganisasi. Artinya, bukan saja kepemimpinan melayani memengaruhi komitmen afektif berorganisasi, akan tetapi generasi berperan dalam hubungan keduanya. Ditemukan juga bahwa Generasi Y memiliki kecenderungan yang lebih kuat, dibanding Generasi X, dalam menuntut terjadinya kepemimpinan melayani sehingga mereka bisa berkomitmen secara afektif kepada organisasi. Hasil pengujian hipotesis keempat juga menunjukkan bahwa generasi memoderasi korelasi antara dukungan organisasi terhadap komitmen afektif berorganisasi. Artinya, bukan saja dukungan organisasi saja yang memengaruhi komitmen afektif berorganisasi, akan tetapi generasi juga berperan dalam hubungan keduanya. Ditemukan juga bahwa Generasi Y memiliki kecenderungan yang lebih kuat, dibanding Generasi X, dalam menuntut terjadinya dukungan organisasi sehingga mereka bisa berkomitmen secara afektif kepada organisasi.

This study aims to examine the effect of servant leadership and organizational support to affective organizational commitment with generation (X and Y) as the moderating variable. The sampling method used in this study is purposive sampling, which then resulting on 181 questionnaires feasible to scrutinize. The first and second hypotheses are tested using simple linear regression, while the third and fourth hypothesis using hierarchical regression. The result of the first hypothesis test shows that servant leadership is positively correlated with affective organizational commitment. Likewise with the second hypothesis test, that indicates a positive correlation between organizational support and affective organizational commitment. The result of the third hypothesis test ascertains that generation has a moderating effect on the correlation between servant leadership and affective organizational commitment. Thus means, not only servant leadership influences affective organizational commitment, but generation also plays a role in the relationship of both. It is also found that Generation Y has a stronger tendency, compared to Generation X, in demanding the servant leadership principles so that they can affectively committed to the organization The result of the fourth hypothesis test also discovers that generation has a moderating effect on the correlation between organizational support and affective organizational commitment. Thus means, not only organizational support influences affective organizational commitment, but generation also plays a role in the relationship of both. It is also found that Generation Y has a stronger tendency, compared to Generation X, in demanding the organizational support so that they can affectively committed to the organization

Kata Kunci : Kepemimpinan Melayani, Dukungan Organisasi, Komitmen Afektif Berorganisasi, Generasi X, Generasi Y.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.