Laporkan Masalah

MODAL SOSIAL MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DESA WISATA PENTINGSARI DAN SAMBI KABUPATEN SLEMAN

TRI SUNU YULIANTO, Prof. Dr. Yeremias T. Keban, SU., MURP.

2015 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan Daerah

Desa wisata di wilayah Kabupaten Sleman tumbuh dan berkembang pesat. Meski berkembang pesat dari sisi jumlah, namun tidak semua desa wisata berhasil mengembangkan pariwisata untuk menarik kunjungan wisatawan dan mendapatkan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakatnya. Desa wisata merupakan salah satu bentuk dari pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Hal ini tentu akan erat kaitannya dengan kondisi modal sosial yang ada di masyarakat tersebut. Penelitian ini mengambil lokasi di Desa Wisata Pentingsari dan Sambi di Kabupaten Sleman. Kedua desa wisata ini terletak berdekatan namun Pentingsari dapat berkembang pesat, sementara Sambi meski sempat berkembang namun saat penelitian ini dilakukan mengalami stagnasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Kondisi modal sosial masyarakat di Desa Wisata Pentingsari dan Sambi, (2) keberhasilan pengembangan pariwisata di Desa Wisata Pentingsari dan Sambi, dan (3) hubungan modal sosial terhadap keberhasilan pengembangan desa wisata. Penelitian menggunakan pendekatan deduktif dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh penyebaran dan pengisian kuesioner, wawancara dan observasi sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen di instansi atau lembaga terkait. Penelitian ini menemukan tiga hal, yaitu: (1) kondisi modal sosial masyarakat di Desa Wisata Pentingsari dan Sambi berbeda. Pentingsari memiliki tingkat modal sosial yang lebih tinggi dibandingkan Sambi. Perbedaan mencolok terjadi pada modal sosial elemen jaringan. (2) Keberhasilan pengembangan desa wisata yang dilihat dari peran serta, kelembagaan, manfaat dan obyek wisata di Pentingsari dan Sambi memperlihatkan kondisi yang berbeda. Pentingsari berhasil sedangkan Sambi kurang berhasil. (3) Tingkat modal sosial masyarakat mempengaruhi keberhasilan pengembangan desa wisata. Masyarakat yang memiliki modal sosial yang tinggi lebih berhasil daripada yang memiliki modal sosial rendah.

Tourist village in Sleman growing rapidly. Although growing rapidly in terms of number, but not all tourist village successfully develop tourism to attract tourists and gain added value for the welfare of society. Tourist village is a form of community-based tourism development. It is closely related to the social capital of local community. Research sites in the Pentingsari and Sambi Tourist Village in Sleman Regency. Both tourist village adjacent but Pentingsari grow more rapidly. While Sambi despite growing, but currently stagnating. The aim to determine: (1) The condition of social capital in the Pentingsari and Sambi Tourist Village, (2) the successful development of tourism in Pentingsari and Sambi tourist village, and (3) the relationship of social capital to the success of tourism village development. Research using deductive approach with quantitative and qualitative methods. The data used include the primary and secondary data. Primary data obtained dissemination and questionnaires, interviews and observation, while secondary data obtained from the documents in the institution or agency is concerned. The result of the study, namely: (1) social capital condition in the Pentingsari and Sambi Tourist Village are different. Pentingsari have higher levels of social capital than Sambi. The difference occurs in social capital network element. (2) The successful development of tourism village is seen from participation, institutional, benefits and attractions in Pentingsari and Sambi show different conditions. Pentingsari successfully while Sambi less successful. (3) The level of social capital influence the successful development of tourist village. Communities with high social capital are more successful than those with low social capital.

Kata Kunci : Modal sosial, desa wisata, pariwisata berbasis masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.