Laporkan Masalah

PENERAPAN LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) PADA INDUSTRI TAHU DENGAN MENGGUNAKAN KETEL UAP DAN BAK PEREBUSAN DALAM PROSES PEMASAKAN (Studi Kasus di Sentra Pengrajin Tahu Mojosongo, Surakarta)

ROBBY FERNANDO, Dr. Ir. Wahyu Supartono;Dr. Nafis Khuriyati, STP, M.Agr

2014 | Skripsi | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Usaha Kecil Menengah atau UKM tahu Bapak Sunardi dan Bapak Christianto berada di daerah Mojosongo, Surakarta. Proses produksi kedua industri sama, namun mereka menggunakan alat pemasakan yang berbeda yaitu dengan bak perebusan dan ketel uap. Dengan perbedaan kedua alat tersebut akan menciptakan hasil serta penggunaan bahan baku serta bahan bakar yang berbeda pula jumlah kapasitasnya. Kapasitas produksi Bapak Sunardi yaitu 40 kg dan Bapak Christianto 315 kg. Life Cycle Assessment yaitu sebuah metode atau alat untuk menilai sebuah produk dari awal proses hingga akhir proses dan diketahui penggunaan sumber daya yang ada serta emisi yang dikeluarkan oleh penggunaan energi tersebut. LCA memiliki 4 kerangka penting yaitu Goal and Scope Definition, Life Cycle Inventory, Life Cycle Impact Assessment dan Interpretation. Hasil dari penggunaan energi dan emisi yang ditimbulkan akan diuji dengan menggunakan one way anova. Total penggunaan energi UKM tahu Bapak Sunardi 63,79 MJ, emisi yang dikeluarkan CO2, SO2 dan NO2 yaitu 0,00252 mg ; 0,00473 mg dan 0,0074 mg dan Bapak Christianto 168,22 MJ emisi yang dikeluarkan CO2, SO2 dan NO2 yaitu 0,00315 mg ; 0,00592 mg dan 0,00925 mg, sedangkan hasil uji beda diperoleh bahwa penggunaan energi dan emisi pembakaran kayu tidak berbeda signifikan sedangkan emisi bahan bakar minyak berbeda signifikan.

Small and Medium Enterprises or SMEs tofu of Mr. Sunardi and Mr. Christianto are located in areas Mojosongo, Surakarta. The production process of the both industry is same, but they are using a different tool cooking is boiled tub and kettle. With the difference in these two devices will create results and the use of raw materials as well as different fuel capacity number. Production capacity of Mr. Sunarsi is 40 kg and Mr. Christianto is 315 kg. Life Cycle Assessment is a method or tool to assess a product from the beginning to the end of the process and note the use of existing resources as well as emissions from the use of such energy. LCA has four important framework is the Goal and Scope Definition, Life Cycle Inventory, Life Cycle Impact Assessment and Interpretation. The results of the energy use and emissions generated will be tested using one way ANOVA. Total energy use in SMEs tofu Mr. Sunardi is 63.79 MJ, emitted CO2, SO2 and NO2 is 0.00252 mg ; 0.00473 mg and 0.0074 mg and Mr. Christianto is 168.22 MJ emitted CO2, SO2 and NO2 is 0.00315 mg; 0.00592 and 0.00925 mg, while the different test results showed that the use of energy and emissions of wood combustion emissions do not differ significantly, while fuel oil was significantly different.

Kata Kunci : LCA, UKM tahu, ketel uap, bak perebusan, anova


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.