PENGGUNAAN SOFTWARE VISSIM UNTUK ANALISIS SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS SIMPANG MIROTA KAMPUS TERBAN YOGYAKARTA)
RAMA DWI ARYANDI, Prof. Dr. Ing. Ir. Ahmad Munawar, M. Sc.
2014 | Skripsi | TEKNIK SIPILKemacetan adalah salah satu masalah utama dalam jaringan transportasi, terutama di persimpangan, karena konflik antar pergerakan kendaraan yang datang dari tiap-tiap lengannya. Simpang adalah simpul dalam jaringan transportasi dimana dua atau lebih ruas jalan bertemu. Dalam analisis ini, penulis menggunakan mikrosimulasi lalu lintas dengan software vissim untuk memprediksi antrian dan tundaan. Hasil yang dibandingkan hanya panjang antrian, yang telah dibandingkan dengan hasil pengamatan di lapangan. Data primer dikumpulkan dengan melakukan survei dengan metode traffic counting pada jam sibuk Pagi Hari Sabtu dan jam sibuk Sore Hari Rabu. Selain itu, perbandingan antrian terpanjang antara hasil pengamatan di lapangan dan hasil analisis software Vissim untuk masing-masing jam puncak pagi dan sore hari adalah 85 m dan 94 m serta 59 m dan 69 m, dan perbandingan antrian terpendeknya adalah 30 m dan 32 m dan 39 m dan 34 m, lalu antrian rata-rata adalah 56 m dan 60 m dan 61 m dan 62 m. Terdapat perbedaan yang cukup besar pada antrian rata-ratanya, karena itu perlu dilakukan kalibrasi pada software Vissim dengan menggunakan pendekatan Wiedemann, yaitu dengan memperpendek jarak aman antar kendaraan sehingga akan didapat hasil antrian rerata yang lebih mendekati, yaitu 56 mdan 60 m untuk lapangan dan 57 m dan 62 m untuk Vissim. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara simulasi dan hasil nyata di lapangan. Akan tetapi, ada perbedaan yang signifikan pada deviasi (penyebaran) hasil antrian. Kemudian untuk prediksi tundaan pada simpang eksisting, berdasarkan data yang dikumpulkan selama pengamatan di lapangan dan dianalisis menggunakan software Vissim, maka diperoleh data tundaan untuk rute dari utara ke timur, selatan dan barat adalah 102, 65 detik, 102,74 detik dan 102, 64 detik pada pagi hari serta 122,82 detik, 115,39 detik dan 114,83 detik pada sore hari. Ini berarti tundaan yang terjadi pada simpang eksisting cukup besar.
Traffic jam is one of the main problems nowadays in transportation network, especially at the intersection, because of the conflict of movements between vehicles which came from each of its arms. An intersection is the junction in transportation network where two or more roads either meeting or crossing. In this analysis, author used a traffic microsimulation with Vissim software to predict the queues and delays. The results that have been compared to actual result at the site are the queues only. Primary data were collected by conducting a survey using traffic counting method on Saturday morning peak hour and Wednesday afternoon peak hour. Besides that the comparation between the longest queues of survey and Vissim are 85 m and 94 m and 59 m and 69 m for each morning and afternoon peak hour, and for the shortest queues are 30 m and 32 m and 34 m and 39 m, while for the average queues are 56 m and 60 m and 61 m and 62 m for each morning and afternoon peak hour. From the results, as shown there is a quite big gap between the queues comparation. Because of that, a calibration in Vissim software using Wiedemann approach must be taken into action, by shortened the safety distance between vehicles, so we can get more valid average queues because it is what we are evaluating. And after the calibration, the reasults are 56 m and 60 m and 57 m dan 62 m. It is concluded that there is no significant different between the simulation and the actual results. However, there is a significant different in deviation of the results. And then, for the delays prediction at existing intersection condition, base on the data have been collected during survey and analyzed using Vissim software, the results of the delays for each route from the north to the east, south and west respectively are 102, 65 seconds 102, 74 s seconds and 102, 64 seconds in the morning and 122, 82 seconds, 115, 39 seconds and 114, 83 seconds in the afternoon. It means there is a quite big delays at the existing intersection.
Kata Kunci : software Vissim, mikrosimulasi, kalibrasi, antrian, tundaan, Vissim software, microsimulation, calibration, queue, delay