KONSEP RISIKO DALAM PERSPEKTIF ISLAM: STUDI HERMENEUTIK TERHADAP KARYA IBNU TAIMIYAH DAN AL-GHAZALI TENTANG KHAUF WA RAJA’ (KETAKUTAN DAN HARAPAN)
ITSNA NURRAHMA MILDAENI, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D
2014 | Tesis | S2 PsikologiRisiko menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setiap individu memiliki sikap dan perilaku yang berbeda dalam menghadapi risiko, perbedaan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor agama. Islam merupakan salah satu agama di Indonesia yang memiliki jumlah penganut terbesar. Nilai-nilai Islam, salah satunya takdir mempengaruhi sikap seorang muslim terhadap risiko. Penelitian ini bertujuan menemukan dan membangun konsep risiko dalam perspektif Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan hermeneutik. Sumber data dalam penelitian ini berupa naskah klasik dalam bahasa Arab karya Ibnu Taimiyah dan Al-Ghazali bab Khauf wa Raja’ (Ketakutan dan Harapan). Keduanya merupakan tokoh terkemuka dari dua aliran teologi dalam Islam. Hasil penelitian menemukan adanya konsep risiko dalam perspektif Islam. Konsep risiko ini berbeda dengan konsep risiko yang umum diketahui. Risiko dalam perspektif Islam muncul karena posisi manusia sebagai seorang hamba. Faktor penyebab adanya risiko adalah keterbatasan manusia. Keterbatasan ini meliputi dua hal, yaitu ketidaktahuan dan ketidakmampuan. Penelitian ini menegaskan bahwa manusia memiliki kebebasan untuk memilih (freedom to choose). Penelitian ini juga menunjukan bahwa setiap perbuatan manusia memiliki konsekuensi. Ini artinya manusia memiliki peran dalam menentukan hasil dari perbuatan yang dilakukannya. Bagi seorang muslim, nilai-nilai agama menjadi panduan dalam bersikap dan bertingkah laku termasuk sikap dan perilaku terhadap risiko.
Risk is an inseparable part of human life. Every individual has different attitude and behavior in facing risk. The difference is influenced by many factors, including religious factor. Islam is one of the religions in Indonesia with the biggest number of followers. Islamic values, including destiny, influence a Muslim’s attitude toward risk. This study aimed to discover and develop the concept of risk in Islamic perspective. This study was a qualitative study using hermeneutic approach. Data source in this study was a classical text in Arabic by Ibnu Taimiyah and Al-Ghazali chapter Khauf wa Raja’ (Fear and Hope). Both are famous figures from two schools of theology in Islam. Research result discovered risk concept in Islamic perspective. This risk concept is different from general risk concept. Risk in Islamic perspective emerges because of human beings’ position as a serf. Causative factor of risk is human beings’ limitations. These limitations include two things, i.e. ignorance and inability. This study stated that human beings had freedom to choose. This study also showed that every human action had consequences. This meant that human had a role in determining the results of their actions. For a Muslim, religious values are a guide in attitudes and behaviors, including attitudes and behaviors toward risk
Kata Kunci : Islam, takdir, risiko, ketakutan, harapan