Laporkan Masalah

Perbandingan efektivitas penerimaan konsumen iklan cetak konvensional dan interaktif di media cetak majalah

WICAKSONO, Yudi Haryawan, BM. Purwanto, Dr.,MBA.,M.Com

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Iklan adalah komunikasi searah dari produsen kepada konsumen, yang bertujuan untuk menyampaikan pesan, untuk memberitahukan produk atau jasa, atau untuk menarik konsumen dan merangsang pembelian. Majalah merupakan satu bentuk media cetak dari beberapa jenis media cetak lain yang dapat digunakan perusahaan untuk mengiklankan produknya. Seiring dengan kemajuan teknologi yang berdampak pada semakin banyaknya pilihan media iklan, para kreator iklan cetak dituntut untuk memeras otak agar iklan cetak mendapat perhatian pembaca. Iklan cetak tidak hanya berkompetisi dengan iklan-iklan lain, tetapi juga berkompetisi dengan artikel dan berita. Dari sinilah dibutuhkan terobosan konsep iklan yang bisa mendapatkan perhatian (attention) dan respon yang cepat dari pembaca. Konsep iklan cetak interaktif (interactive print-ad) kemudian jadi pilihan agar terjadi interaksi antara pembaca dan iklan yang dilihat sehingga pesan yang ingin disampaikan bisa langsung diterima dan merangsang minat beli (intention to purchase) dari pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas penerimaan konsumen iklan cetak konvensional (conventional print-ad) dan interaktif (interactive print-ad) di media cetak khususnya majalah. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dan melibatkan 160 orang responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dengan menggunakan masing-masing 24 butir pertanyaan untuk kategori iklan cetak konvensional dan interaktif yang terkait dengan atribut-atribut efektifitas iklan cetak tersebut. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 12.0 melalui uji Anova. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan efektifitas penerimaan konsumen iklan cetak konvensional dan interaktif. Konsumen lebih mudah menerima iklan cetak suatu produk dalam bentuk iklan cetak interaktif.

Advertising is one-way communication process from producers to their consumers with purposes to deliver the message and to give information related to their product and service, or to attract the consumers and become a stimulus for consumers purchase intention. Magazine is part of print media that can be used by producers to advertise their product or service. Since the rapid growth of technology that brings an impact to the choice of advertising media, print ad creator had been pushed to be more creative in order to catch the attention of their consumers. Print ads not only compete with others but it also competes with articles and news. So it is important to make a new advertising concept that can catch consumer’s attention and respond more quickly. The concept of interactive print ad becomes a choice to generate an interaction between readers and ads, so the message can be accepted and stimuli reader’s intention to purchase. The purpose of this research is to compare the effectiveness of consumer acceptance for conventional print ad and interactive print ad in print media especially magazines. This research was executed by experimental method and uses 160 respondents with sample technique is purposive sampling. Respondent questionnaire consist of 24 questions for each category of conventional print ad and interactive print ad that related with the variables of print advertising effectiveness. The data was analyses using SPSS version 12 software by ANOVAs Test. The result indicates that there was a difference of consumer’s acceptance effectiveness for conventional print ad and interactive print ad. Consumers will be easier to accept print ad of product in interactive ways

Kata Kunci : Manajemen Pemasaran,Iklan Interaktif,Perilaku Konsumen, conventional print-ad, interactive print-ad and advertising effectiveness


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.