GAMBARAN SELF-DIRECTED LEARNING READINESS MAHASISWA PROFESI NERS PSIK FK-KMK UGM DALAM PEMBELAJARAN E-LEARNING
KHARISMA EKA SURYANI, Eri Yanuar A B S, S.Kep.,Ns.,M.N.Sc.(IC); Totok Harjanto, S.Kep.,Ns.,M.Kes
2019 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar belakang: Perkembangan e-learning sebagai salah satu alternatif pembelajaran di lembaga pendidikan semakin meningkat sejalan dengan kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). E-learning memiliki keunggulan yaitu dapat mengembangkan kemampuan siswa untuk belajar secara mandiri (self-directed learning). Self-directed learning (SDL) penting dalam pendidikan keperawatan, karena SDL dapat memotivasi mahasiswa untuk belajar dan penting untuk pengembangan keahlian dan profesionalisme perawat. Pendidik perlu menggabungkan proses pembelajaran dengan teknologi informasi, dan e-learning yang digunakan secara tepat dapat meningkatkan SDL mahasiswa. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran self-directed learning readiness (SDLR) mahasiswa profesi ners PSIK FK-KMK UGM. Metode: Penelitian ini menggunakan metode descriptive-quantitative dengan rancangan cross sectional yang dilakukan di PSIK FK-KMK UGM. Pengambilan responden secara total sampling, sebanyak 102 mahasiswa profesi ners stase praktek keperawatan dasar dan manajemen keperawatan pada periode Agustus-Desember 2018. Instrumen yang digunakan adalah Self-Directed Learning Readiness Scale (SDLRS) yang terdiri atas 40 item. Hasil: Sejumlah 60,8% mahasiswa profesi ners pada pembelajaran e-learning ini memiliki nilai SDLR yang cenderung tinggi (Mean=152,75; SD=13,362; Min=121; Max=195). Rata-rata skala SDLR pada tiap subskala adalah 3,61 pada manajemen diri, 3,98 pada keinginan untuk belajar, dan 3,86 untuk control diri. Kesimpulan: Tingkat SDLR mahasiswa profesi ners menunjukkan kecenderungan tinggi pada pembelajaran e-learning.
Background: The development of e-learning as an alternative learning in educational institutions is increasing in line with the development of information and communication technology (ICT). One of the advantages of e-learning is being able to develop students' ability to learn independently (SDL). SDL is important in nursing education, because SDL can motivate students to learn and it is important for the development of nurse skills and professionalism. Educators need to develop a learning process with information and technology, and when used properly, e-learning can improve SDL of students. Objective: To describe self-directed learning readiness (SDLR) of the clinical nursing students at School of Nursing FMPHN UGM. Method: Respondents of 102 clinical nursing students in the stage of basic nursing practice and nursing management were observed with a cross-sectional design as a descriptive-quantitative study on August-Desember 2018 at School of Nursing FMPHN UGM. The instrument used in this study was Self-directed learning Readiness Scale (SDLRS) which consisted of 40 items. Result: The result revealed that the majority of clinical nursing students (60.8%) had high levels of SDLR (Mean=152.75; SD=13,362; Min=121; Max=195). The average scale of SDL in each subscale was 3.61, 3.98, and 3.86 for self-management, desire for learning, and self-control respectively. Conclusion: A Majority of clinical nursing students showed high levels of SDLR on e-learning implementation at School of Nursing FMPHN UGM.
Kata Kunci : E-learning, mahasiswa pforesi ners, pendidikan klinik, self-directed learning